Minggu, 18 Desember 2011

aku juga punya mimpi...

Bukan aku tak ingin,, tapi keinginanku belum bisa mengalahkan ketidakmampuanku..
aku juga punya mimpi, sama seperti kalian,
tapi aku bisa apa??
aku hidup diantara ras yang sempurna..
sementara aku?
hanya bocah 19 tahun tanpa keahlian apapun selain merepotkan..
melakukan sesuatu secara mendatar tanpa tanjakan2 yang berarti..
ah,,, bila saja aku seberuntung kalian...
begitu banyak mimpi yang terpaksa aku benamkan,,.
cita-cita yg hanya sampai di batas asa....


Senin, 12 Desember 2011

jaga senyumu

Demi melihatmu tersenyum...

aku tau, kepergianku akan lebih baik, bukan,,,
bukan untuk menyakitimu, terlebih aku tak bisa menjaga mu lagi..
aku hanya tak ingin keberadaanku hanya menjadi penghalang untukmu menjemput kebahagiaan yang sebenarnya..
tak usah khawatir, aku hanya tak ingin menyakiti siapapun,
ketika nanti tak ada lagi aku di kehidupanmu, tidak ada lagi aku yang mengganggu hari2mu,
sungguh akan ada seseorang yang akan baik dariku, yang akan lebih menjagamu dan perasaanmu..
percayalah,, setiap yang hilang pasti akan di ganti dengan yang lebih baik, siapapun dia nanti yang akan menggantikan posisiku, itulah kebaikan untukmu
jaga dia semampu kau bisa, tak usah lagi hiraukan aku, mungkin keadaanku akan lebih buruk, tapi aku yakin ada doa tulus darimu yang menguatkan aku...

aku mengalah dengan keadaan ini...
satu yang aku tak ingin,
jangan pernah berhenti tersenyum....
sungguh, aku belum pernah berani mangatakan, bahwa senyumu itulah yang terindah yang harus aku tinggalkan..
akan slalu ku jaga doa untuk kebaikan kalian...

salam perpisahan...
aku aku mencintaimu...

Menabung dosa, gara2 pacaran.







*posting ini di copas dari salah satu catatan sahabat, saya rasa bagus untuk di sebarkan, untuk jd renungan buat kita semua, terutama generasi muda muslim/muslimah, cukup menampar ketika membacanya, banyak istigfar.

mudah2an bermanfaat... Insya Allah.






Awalnya dari ketidak mampuan mengendalikan gejolak perasaan tergadap lawan jenis. ditambah dengan lingkungan yang sangat kejam, memaksa generasi muda kita untuk lebih prematur sibuk dengan cinta. dipaksa melalui Televisi, Radio, Surat Kabar, Majalah, Internet, film2, Video, berbagai betnuk game, nyanyian, sinetron dan sebagainya. Munculah perang bathin yang sangat dahsyat. antara komitmen sebagai muslim/muslimah atau ikuti saja gejolak perasaan yang bersembunyi dalamnya keinginan nafsu bercinta..






Saat itulah syaithan semakin gencar mengatur strategi jitu, untuk meng KO kan si pemuda/pemudi yang lagi kasmaran... dengan berbagai tipu muslihat, logika murahan, serta filsafat rendahan bisa membius siapa saja yang akal dan fikirannya sedang tertutup oleh dominasi perasaan. Berbagai bujukan yang mengandung racun mulai tersusun dalam bentuk semantik game, serta permainan logika.






" Kita tidak usah pacaran tapi simpati aja, atau suka atau kagum saja boleh.. kan..?"






" Kalau sekedar ta'aruf dulu kan memang perintah Allah, berarti boleh kan..?"






"Kalau baru sekedar mempunyai hubungan spesial tapi dari jarak jauh dg SMSan dan FBan gak pa pa kan.."






serta segudang "kalimat indah" lainnya...






syaithan selalu menggunakan kalimat yang indah menarik, juga tidak salah kalimatnya, tetapi untuk menggiring calon korbannya ke Tepi jurang. Terbukti sekarang istilah "Ta'aruf" sudah banyak yang menyalahgunakan dan cendrung mancadi pelacehan masal. terlebih direkayasa dengan sistemik dan sistematis melalui "Ustadz Blue" yang telah menjadi Idola para pemuda... jadilah kalimat kalimat tadi cuma sekedar alasan pembenaran yang pada Intinya sama persis dengan "pacaran juga" intinya adalah terekploitasi nya perasaan cinta kepada lawan jenis, sehingga melebihi dari cinta kepada Allah SWT. itulah dosa pertama..






Dosa berikutnya adalah si korban akan menggunakan berbagai media baik hp ato jejaring sosial lainya untuk mengadakan kontak, mencurahkan Isi hati dan perasaan cintanya dengan semata-mata mengikuti nafsu liarnya. Kata kata "Jadian" terus "Siapa yang Nembak Duluan" "Teman Special" dan lain lain sudah tidak malu malu lagi digunakan. sampai disini saja sudah cukup membuktikan bahwa kalimat filsafat syaithon tadi bulsyit semua. alias boong.. tapi si korban semakin asyik dengan kebohongannya. akhirnya akal, perasaan waktunya lebih terkuras untuk si Dia.... setidaknya membuat aktifitas dan pekerjaan lainnya menjadi tidak maksimal. tetapi anehnya justru perasaan bisa muncul sebaliknya dengan bahasa lebay dikatakan "untuk memotivasi" padahal justru disitulah letaknya hilang keikhlasan, sebagai sumber motivasi utama yang lebih kuat dari sumber manapun.... itulah dosa kedua...






Dosa berikutnya, apabila si pemuda/i akan menjual harga tawarnya dihadapan pasangannya tidak segan-segan untuk berbohong, setidak-tidaknya menjaga image agar si pasangannya tidak kecewa.Maka 1001 topeng mulai dipasang agar menarik lawan jenisnya. berbagai kalimat gombal dilontarkan untuk saling menghipnotis agar pasangannya kelepek kelepek, semakin jelas lagi kebohongan kata "cinta" yg sering terlontar, padahal "Nafsu" yang terus di kembangkan, dipelihara, dikipas kipas, akhirnya makin ngablak lagi cinta palsunya yaitu ingin selalu dekat, ingin berduaan, ingin bersentuhan, memeluk dan seterusnyaa... itulah dosa ketiga..






Dosa berikutnya, Lebih bahaya lagi apa bila si Pemuda/i korban kasaraman itu berada dilingkungan Islami, atau teman yang masih bersih, atau orang-orang yang berseberangan, maka tidak segan-segan berbohong untuk menutup dosanya, hari harinya habis untuk mempertahankan kemunafikan (bermuka dua). satu sisi mengaku Musllim/Muslimah, beriman kepada Allah SWT. Sisi lain terus menggelorakan terus nafsu bercintanya sehingga persetan dengan aturan tuhan. kemudian apabila ada pertanyaan dari orang-orang sekitarnya yang masih bersih, maka syaithan telah membekali dengan 1001 jawaban yang berisi kebohongan. itulah dosa keempat...






Dosa berikutnya, adalah bohong menjadi biasa, padahal itulah sifat utama Iblis, tetapi bagi yang sudah mabuk asmara, maka segala cara dilakukan. tidak pandang teman, orang tua, guru-guru, menthor, pembina dan lain lain semua dijadikan sasaran korban kebohongannya. memang orang yang sudah hobi dengan dosa, biasanya sangat dekat dengan kebohongan, untuk mentupi dosanya itu, jadilah teman Iblis sejati itulah dosa kelima..






Dosa berikutnya, sudah mulai kiamat, jika hati telah menjadi keras, akhirnya pandangannya terbalik balik. Mulai membenci orang yang betul-betul mencintainya, karena tidak suka dengan nasihat, malah membentak, mencaci maki, bersikap kasar, bahkan memfitnah, orang-orang yang ingin menasihati, menegur, atau menghentikannya. Lebih kiamat lagi kalo orang yang dikasari itu adalah orang yang seharusnya dihormati, seperti guru, orang tua dan sebagainya, kerena dari hati merekalah lahir cinta sejati. Sebaliknya menjadi begitu senang terhadap orang yang akan menggajak keneraka. orang yang suka bikin lalai, bikin kasmaran, mengganggu konssentrasi, menganggu kekhusu'an shalat dan sebagainya. malah dianggap sebagai pahlawan, pujaan hati dan sebagainya nauzubillah min zalik.. itulah dosa keenam.






Dosa berikutnya, mengerahkan 1001 kreatifitasnya menggunakan sarana yang ada di sekitarnyaa untuk mengakses si Dia. seperti HP, Internet dan sebagainya. tidak lagi berfikir fungsi yang sesungguhnya, bagaimana penghematan, efisiensi waktu, tenaga, fikiran, perasaa, pulsa, biaya, dan seterusnya. semua potensi yang ada kalo perlu digunakan untuk pacaran. persoalannya adalah apabila ada keterbatasan dalam menggunakan fasilitas tersebut seperti dipesantren atau disekolah boarding, maka mulailah muncul 1001 otak liciknya, agar tetap bisa terus mengobarkan nafsu cintanya. maka mulai menjadi orang yang sangat culas, licik, menipu hari hari kerjanya bagaimana mengatur siasat, strategi untuk menipu orang orang disekitarnya yang justru mencurahkan perhatian dan cinta sejatinya. Dengan sangat teganya dijadikan korban kebohongan dan kelicikan. demi mengobarkan nafsunya..... itulah dosa ke tujuh..


















_________________


Masih banyak lagi? Kiranya tentu.


Jadi, berhati-hatilah!


Ketika kau telah mengelak, berarti kau telah menuhankan nafsumu.


Menuhankan nafsumu karena prilaku pacaranmu, menuhankan nafsu karena telah mengelak nasihat orang-orang yang sayang terhadapmu.

Rabu, 09 November 2011

____________

Seberapa banyak hal yang membuatku kecewa..
seberapa sering aku ditinggalkan...
begitu banyak luka...
kesakitan...
tapi, bukankah sampai sekarang aku masih hidup...
mereka semua seharusnya sama sekali tidak mempengaruhi hidupku...

ya,,, semua itu memang tidak mempengaruhi hidup dan matiku...
tapi bagaimana dengan perasaanku....
bagaimana aku menjalani kehidupanku dengan perasaan itu...
tidakkah kau mengerti..

Dengar, yang aku butuhkan adalah teman...
bukan untuk mencintaiku..
cukup dengan menjaga perasaanku saja..
bersedia memberikan pundaknya ketika aku menangis,
menggenggam tanganku ketika aku rapuh....
menegurku ketika aku salah,
menjadi semangat ketika aku lemah...
mengajaku tersenyum ketika aku bersedih...

ketika aku jatuh...
kau mengajaku bangkit...
meski dengan langkah yang lemah...
tapi malah meninggalkanku sebelum kau bisa melihatku lancar berjalan...



aaarrrgghhhhhhh....

Kamis, 03 November 2011


Tuhan, lagi..dan lagi aku melakukan kesalahan itu…
seperti diri ini tak pernah bosan melakukan kesalahan…
aku ingin sendiri saja…. Tapi dimana??
tidak ada yang mengerti…
bukan,.,, mereka tidak salah dengan tidak mengerti keadaanku..
aku..
aku tuhan..
aku yang memilih duniaku sendiri, dunia yang tak bisa mereka terima..
yang sulit untuk mereka mengerti…

Aku berusaha untuk menyamakan duniaku dengan mereka..
tapi apalah.. nyatanya aku hanya menyiksa diriku sendiri, dengan berpura2 senang menikmati dunia mereka… berpura2 menerima….

aku ingin sendiri saja Tuhan…
tapi dunia ini terlalu berisik, tak ada tempat untukku…
untuk duniaku.. yang akupun tak mengerti….

nyatalah.. aku memang di buat sendirian dalam kisah ini…
Kuatkan aku….

Rasanya ingin teriak sekencangnya, atau aku mati saja.

Jumat, 07 Oktober 2011

** kau itu (aku)**



Keadaan ini sudah begitu buruk…
dan kau masih berani untuk bertahan??
sampai kapan…
sampai keadaan yang lebih buruk lagi dari ini??
lalu kamu akan menangis, membenamkan diri dalam kesedihan, merajut luka, ber hari-hari..atau mungkin, seperti yang sudah-sudah, sampai hitungan tahun

ayolah,,, tinggalkan semua kekonyolan ini,
untuk apa juga menjerumuskan diri kedalam mimpi-mimpi yang kaupun tau, akan seperti apa hasilnya..
jangan bodoh,
berhenti berharap bahwa suatu saat kau akan jadi seseorang yang spesial baginya, yang berpengaruh akan perasaannya.. 


Harapan itu, memperindah hidup,
ya… mungkin benar, 
tapi cobalah, berfikir realistis untuk saat ini..
semua itu indah, karena kau sendiri yang membuatnya indah,
ya,, mana pernah kau mengharapkan yang buruk-buruk, iya kan??
Lihatlah.. sampai kapan akan seperti ini, 
sementara kaupun tau, betapa sakitnya ketika kau menyadari mimpi-mimpi semu itu..
melupakan segala hal yang jelas nyata ada di hadapanmu..
dan kau mengutuk atas takdir yang kau jalani, dirimu yang tak pernah wajar seperti yang lain, dan apa saja yang bisa jadi pelampiasan kekecewaanmu

jangan terlalu banyak melamun…
begitu banyak hal yang begitu indah ..
tapi kau, malah melewatkannya,,
merajakan semua hal-hal indah dalam lamunmu itu,,,,

Semua ini tidak akan pernah berakhir..
lukamu,kesedihanmu,,
dan kau akan selalu merasa sendiri.
percayalah.

Cobalah, indahkan kenyataanmu…

Senin, 03 Oktober 2011

** Biarkan aku (Sendiri)**

Kesendirian mampu membantumu memperhatikan diri sendiri dan menyelami lautan kesanggupan dan ketidaksanggupan.
ketika hatimu lelah karena masalah, tapi kau tidak bisa berbuat walau hanya sekedar menangis, keluh saja tidaklah mampu membuatmu merasa puas menjelaskan, karena orang2 yang setia mendengarpun tak bisa mengetahui sebenarnya apa yang kamu mau.

Jumat, 30 September 2011

~itu (cinta)~


Gadis manis itu bermata sendu sembab. Berdiri di pinggiran sudut harapan. Kesedihannya terpancar hebat disaat ia ingin meraih cintanya sebagai kata yang berujud, dan berjasad. Agar ia bisa merengkuh dan menggenggamnya. Akankah cinta itu harus berarti memiliki?.  Begitulah harapan gadis itu

Cinta itu energi  jiwa. Begitulah kata sebagian orang. Sebagai energi memang tak bisa dibendakan. Tidak nampak tapi nyata. Ia memang bisa berfungsi sebagai daya gerak, pendorong, dapat dirasa, dan mewariskan pesona pula; bahagia maupun lara. Itulah sebabnya cinta tidak cukup ditafsir dengan bahasa sederhana, tak mampu diurai dan disyarah dengan satu ihtisar. Seribu satu bahasa pun takkan mampu menerjemahkan kedahsyatan makna cinta. Berjuta orangpun telah membahasakan cinta, tetapi dengan berjuta rasa dan beragam perasaan.

Cinta itu hutan
meneduhkan, cantik tapi kadang kita tersesat di dalamnya
Cinta itu matahari
panas membakar tapi ia berguna
Cinta itu hujan
selalu kita berlari agar tak terguyur tapi selalu kita kenang saat kemarau menyerang
cinta itu awan
kadang berarak beriringan kadang hilang tak tahu kemana
cinta itu udara bertiup sepoi
Menyejukkan dan membawa rasa,
Bagai angin semilir. Bait jawabanku untuk gadis manis itu. Bagai udara lembut ia datang membawa beragam rasa dan berjuta makna. Bila ia bertiup membawa wewangian karena cinta telah melewati dirinya dari sumber wewangian. Terkadang ia membawa bau tak semerbak sebab ia telah melewati lintasan sumber tak semerbak. Sangat tergantung pada dari mana muqaddimah cinta itu berawal.

Bagai angin semilir. Ia hanya bisa dirasa. Bahkan lebih dari itu, cinta itu oksigen. Tidak nampak tapi dapat dirasa. Dibutuhkan oleh keseluruhan makhluk. Cinta takdirnya menghampiri tanpa melihat ras dan suku, agama dan keyakinan. Kabilah maupun bangsa-bangsa. Bahkan ia menjadi perekat perbedaan penciptaan makhluk. Ia hadir dimana-mana dan memberi kesejukan kepada semua makhluk.

Tapi cinta itu bisa menjadi gelombang angin membadai yang membawa petaka. Bagai air bah yang bisa meluluhlantakkan sisi-sisi kemanusiaan. Menghancurleburkan keangkuhan. Energi yang dibawanya teramat dahsyat tetapi lembut. Melembutkan sifat-sifat diri bagai tiupan angin sepoi. Nikmati rasanya dan keharumannya tetapi engkau tak bisa memilikinya. Karena ia hanya bisa dirasa dan itulah takdir muasalnya. Jika engkau ingin memiliki, maka rengkuhanmu bagai ihtiar memegang tiupan angin. Makin besar tenaga rengkuhan, makin meranalah hidupmu. Bagai naik telapak tangga, makin tinggi engkau berada maka jatuhnyapun makin menyakitkan.

Bila sang gadis berdiri d pinggir harapan itu menatapnya jauh dengan senyuman, angin itu ia rasakan sebagai tiupan lembut untuk menikmati keharumannya. Dan diantara bekas keharuman itu terasa dalam dinding-dinding kulit perasaan dan hatinya. Hasilnya: makin membuatnya menyelami watak cintanya dan kelembutan-kelembutan dirinya. Benar ungkapan Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah dalamRaudhatul Muhibbin wa Naudzah Al-Musytaqin ia berkata, “Cinta merupakan cermin bagi seseorang yang sedang jatuh cinta untuk mengetahui akan watak dan kelemahan-kelemahan dirinya dalam cinta kekasihnya, sejatinya ia tidak jatuh cinta kecuali terhadap dirinya sendiri.”

Subhanallah!. Itulah energi cinta. Pesona mozaik cinta. Energi yang membangunkan dari tidur panjang ketidaktahuan akan eksitensi dirinya. Menggugah dari terbenamnya selama ini oleh kejumudan watak diri. Ia akan semakin cerdas dan terampil dalam menghiasi dirinya lebih baik dan indah dalam perilakunya. Bahkan mengokohkan dirinya untuk lebih hidup dan berdayaguna. Itulah sebabnya Erich Fromm menjelaskannya sebagai kekuatan perubah. “…Cinta berusaha memahami, menguatkan dan menghidupkan. Dengan cinta, seorang individu akan selalu mentransformasikan dirinya. Dia menjadi lebih peka, lebih menghargai, lebih produktif dan lebih menjadi dririnya sendiri.”

Jadi, rasakanlah pesona keindahan dan kedahsyatan energi cintamu. Walau tidak mesti harus memiliki.

Kamis, 29 September 2011

*~kejora~*

Kejora, malam ini apa warnamu?
Biar aku pandang, dan kau berlamalah..
Agar sekian waktumu untukku, cukup buat menyulam jiwa sendu ini.

Sungguh kejora,
Aku kelewat merindui kau yang dilangit sana,
Andai aku bisa menujumu, ke negeri gugusan bintang..
Hanya andai kejora, andai

Rabu, 28 September 2011

^~Mereka bilang aku gila~^





Menurut pendapatmu aku gila, menurut pendapatku, kamu semua waras. Jadi aku berdoa u/ meningkatkan kegilaanku, dan meningkatkan kesehatan jiwa kalian. Kegilaanku berasal dari kuasa cinta,dan kewarasan kalian berasal dari kekuatan Ketidaksadaran.

Dan aku tlah menemukan kebebasan dan keamanan dalam kegilaanku.
Kebebasan kesendirian dn keamanan dari menjadi mengerti.
Karena mereka yg mengerti qta,memperbudak sesuatu dari diri kita. !!

*menurutmu apa?* (yang harus kulakukan)



Mencari hal-hal baru yg tak ku tahu, dan hal-hal yg bahkan belum diciptakan, bukanlah perkara mudah buatku!!
Kalian bisa saja berontak dan berkata bahwa itu hanyalah perkara kecil, karena masing-masing dari kalian telah memiliki nasib u/ memenuhinya.


Aah!! Bila saja aku dpat seperti kalian,diri dgn ketentuan.!!
Tapi aku tidak memilikinya, aku adalah diri tanpa apa-apa, yang duduk dalam kekosongan dimanapun dn kapanpun, sementara kalian sibuk menciptakn kembali kehidupan..sedang dri ini masih memandang ke arah kehampaan,yang brada dalam segala hal di dunia ini..,aq atau kalian yang seharusnya memberontak???

???


semalam,aq menemukan kesenangan baru dalam kesendirianku,dn aku sangat menikmatinya,tetapi tiba2 datang 2 so2k yang mreka mengaku bahwa mreka a/ malaikat dn setan,mreka seolah brdiri diantara penyangga pintu kamarku,sperti memantau apa yg sedang ku lakukan,dn diantara mereka mengatakan aq tdk boleh mlakukn itu (kesenangan baruku) karna itu buruk buatku,tetapi yg lainnya mengatakan bahwa aku memang harus melakukan itu,
karna itulah kebaikan untukku...


_dunia ???_

#Buta, Bisu, Tuli#


Aku tidak percaya bahwa org2 waras itu lebih pandai dan lebih tinggi tingkatannyadaripada mereka yg gila atau terbelakang.
kadang-kadang org gila telah membalikan punggung mereka terhadap kenormalan yang terasing, yang dikondisikan untuk dipercaya oleh kebanyakan orang sebagai hal yang nyata dan dijadikan sasaran yang harus diraih.
Demikian pula, banyak orang terbelakang yang lebih peka karena mereka merasakan banyak hal dengan cara yg lebih sensual di bandingkan "orang-orang normal". Mereka melewatkan kerumitan yang kadang-kadang sangat merusak dan hanya bergantung pada reaksi dan tanggapan naluriah yang sederhana.
Dalam pengertian ini, aku bisa dikatakan gila atau terbelakang. Asku juga akan menambahkan tuli, bisu, dan buta. Karena, meskipun kenyataan ini selalu dibantah oleh apa yang kupahami atau ungkapkan, tetapi seperti itulah aku kerap memahami dirikku sendiri, dan menyelaraskan tingkah lakuku dengan pemahaman tersebut.
Aku tidak percaya kalau aku gila, meskipun orang-orang di seputarku sering membuatku memercayai hal ini. Tetapi, jika aku memang memiliki kecenderungan untuk mengidap penyakit mental, aku yakin bahwa keterasingan di dalam penjara saja telah cukup memicu stress  untuk menjadi penyebabnya.
Ada kalanya aku dianggap sebagai gila dan tolol, atau istilah halusnya, naïf. Seperti itulah keadaan duniaku yang memukau, yang merupakan caraku untuk mengatasi teror-teror emosiku. Padahal, melalui emosi-emosi itulah kebanyakan orang menarik manfaat yg sebanyakbanyaknya dari kehidupan, dari emosi-emosi yang baik.
Seandainya ………. Bersikap baik dan penuh cinta kasih, berusaha melibatkan atu memahamiku, aku yakin, aku tidak akan pernah punya kebebasan untuk menemukan sudut-sudut emosional dunia yang terlepas, tempat aku belajar dan mengajari diriku berbagai hal; karakter-karakterku.

*Dunia dibalik kaca*

~*Kekalahanku*~


Kekalahanku, kesendirianku, dan kesepianku….
Kalian lebih menyayangiku daripada seribu kemenangan…
Dan lebih manis kepada hatiku daripada kemenagan dunia,
Kekalahanku, pengetahuan diriku dan tantanganku..

Melalui kalian kau tahu bahwa aku muda dengan kaki yang cepat, dan tidak terperangkap dalam kemenangan yang layu,
Dan dalam dirimu aku menemukan kesendirian,
Dan kesenangan u/ dihindari dari cemooh.

Kekalahan, kekalahanku,pedang dan perisaiku yang berkilau.
Dalam matamu aku telah membaca bahwa didudukan diatas tahta, sama artinya diperbudak…
Dan di mengerti sama dengan direndahkan..
Dan digennggam hanya untuk memenuhi kepuasan seseorang,
seperti buah matang yg jatuh dan menjadi santapan….
 

Kekalahan, kekalahanku..kawan sejatiku,
kau mendengar nyanyianku, dan tangisanku, dan keheninganku…
Dan tidak ada orang lain kecuali kau yang berbicara kepadaku tentang kepakan sayap,
Dan lautan yang berdebur, dan gunung2 yg terbakar di malam hari.

Dan kau sendiri yang harus memanjat jiwaku yang berliku dan tajam.
Kekalahan, kekalahanku, keberanianku yang tak terkalahkan.

Kau dan aku seharusnya tertawabersama dengan badai, dan bersama kita harus menggali kubur untuk semua yang mati dalam diri kita,
Dan kita harus berdiri dibawah sinar matahari dengan sebuah kehendak, dan kita harus berbahaya.

** tak butuh judul **

Pikiranku memacu pada keadaan terang benderang,
seolah seluruh rasa rinduku memenuhi kolong langit berada dalam keadaan yang kemilau,
dan tinggal terserah kepada angin-angin lalu lalang,
arahkan mereka kepadamu.

Cukuplah bahagiaku malam ini, jika rinduku dapat sampai dan berpijar dalam kalbumu,
seperti purnamanya bulan dan kerlip bintang dilangit

Selasa, 27 September 2011

** lagi (on)**

huaaa....
jadi orang paling aneh, malah lebih bagus dibilang stress...
aku,,, ya,, nampaknya sekarat itu saat ini,,!!
benci..
sebel..
eneg...
darah ini ky mendidih, lebih dari titik didih yang normal.. 720 derajat klo ada.. bahkan lebih, mungkin...saking panasnya berbalik jadi kaku, beku, dan ntahlah, hal apa yang menggambarkan yang lebih dingin dari itu semua..
bukan hukum ilmuan, cuma apa yang aku rasa aja...
bodoh, buat apa koleksi lagu2 melow, cuma ngarep kamu ngerti sama perasaan ini...
hey, apa susahnya sih, bilang "gue demen ma lu",
ah, sial.. aku miskin kata2,,
kamu,,, kamu,,, ah.. kamu,
bikin aku kehabisan kata, bayanganmu itu ngeganggu banget,,,
ah, sial kamu gak nyadar nyadar...!!

Kamis, 22 September 2011

Senang melihatmu (kini)

Entah, apalagi yang bisa aku katakan....
semuanya tertahan, begitu sulit..
hmmm.. akhirnya hanya sabitan senyum yang bisa kutampakan..
tanpa basa basi apapun, diam... hanya itu yang menurutku paling mudah menghadapi situasi sekarang ini...

Seandainya saja kamu tahu, atau minimal peka terhadap perasanku, selama sekian waktu mengenalmu
sangat berat, ketika aku harus berusaha menjadi orang lain..
orang yang kamu inginkan.. ya... seperti yang kamu mau....
ah... tapi aku begitu menikmatinya...
meski tak pernah berakhir baik dimatamu...
tetap saja, salah...!!
tanpa pernah melihat betapa ku mencoba jadi yang terbaik.

ah, sialnya,, aku kalah...
kalah dalam peperangan bathin ini...
bahkan sebelum aku benar2 mengenalmu...
yang aku tau, kau tidak pernah merasa cukup dengan usahaku membahagiakanmu,,,
yang aku tau, aku hanya bisa membuatmu menangis,
yang aku tau, aku hanya bisa buat kamu khawatir,
yang aku tau, aku hanya bisa buat kamu nunggu,
yang aku tau, aku cuma bikin kamu sedih, sakit, luka...
dan entahlah,, apalagi yang lebih buruk dari itu semua... pasti masih bnayak lagi..
ah... betapa buruk yang kulakukan, tak sebanding dengan yang kau berikan untukku..

hanya ingin kau tau, sebelum mengenalmu, aku ini ibarat tikus yang terjebak tak pernah menemukan jalan keluar, sendirian, sepi...tapi kamu, tiba2 datang, seperti membukakan jalan keluar.....
aku senang,,, sangat bahkan,,,
tapi aku salah, keadaan tak seideal yang aku harapkan,,
begitu cepat semuanya berubah, jauh,,jauh bahkan tak pernah aku membanyangkan, bahwa aku akan masuk kedalam situasi yang serumit ini..
membuatku takut, sangat ketakutan...
ketika aku dipojokan oleh orang2 yang kutemui disekitarmu,
dan memeperdayaku untuk masuk kedalam situasi yang membuatku sama sekali tidak bisa keluar, bahkan sampai sekarang...

dasar bodoh, begitu sempit pikiranku, aku hanya berpikir bagaimana aku isa menemukan ketenangan atas semua ini, hingga akhirnya aku tak bisa menolak ketika kamu datang dengan sosok yang aku butuhkan saat itu..
ibarat dipatuk ular berbisa, aku keracunan, dan hanya dapat diobati dengan bisa tersebut lagi.. lucu yaa...
begitu pasrah,,,
hmmm... tapi ya sudahlah...
yang penting sekarang kau terlihat lebih baik, bisa becanda,, meski bukan denganku,, hehehe
aku senang melihatnya,,,
dan tetaplah seperti itu,,
jaga senyummu...
tak usah pedulikan lagi kesakitanku....
terimakasih pernah menjadi bagian dari kesepian ini...
maaf bila telah banyak mengganggu dan merepotkanmu...
kau orang terbaik selama jantungku bedegup..................

Aku kembali lagi dalam sepi ....
kamu yang baik, jangan putuskandoamu untukku ya....
biar aku kuat.. :)

Rabu, 21 September 2011

Maumu apa ??

Jangan mengira aku baik2 saja....

Aku berantakan, kacau..
terombangambing akibat  keputusanku sendiri..
sedang engkau, begitu dalamnya menancapkan perasaan bersalahku terhadapmu..

Ah, tak ada yg mengerti, tak pernah ada,,,
Bahkan dia, sama saja, tak pernah puas menyalahkan.

demi dia, yg tanpa sengaja kurebut senyumnya, dan hendak kukembalikan.

Kamis, 15 September 2011

Surat dari Alif (Untukku)

 
Kita pernah merasa ditinggal, sepi, kesal dan asing.
Mencium ketidakberesan jalan hidup, mratapi keluarga yg tak sama dengan yg lain..

Aku pernah melihatmu menangis,.. Dan sejak saat itu aku menahan tangis stiap aku tak sengaja mengingatnya.
Lalu kau melihatku susah, payah.. Dan kau terlihat sama.

Ah, bgtu bnyk yg bs ku kenang. Terlebih kw adalah hiburan yg plng berarti.

Kini, kau jauh. Aku ingin kw bhgia slalu, ok.
Aq sendiri, lbh buruk dr kmarin, tp lbh kuat.

Aku menyayangimu. Kau tahu sendiri, tinggal km yg ku miliki...
Blslah smsku, kabarilah aku kabarmu, dan jgn lupa tanya jg keadaanku.

I miss u saudaraku, sahabatku, yg jg merupakan belahan jiwaku.

(Maghrib, bulan lalu.)



"Aku ingin hadiah.
1 buah kacamata baca yg tangkainya bukan dr karet gelang yg saling sambung..
Sesekali aku ingin yg bagus, stidaknya normal, sdikit mahal jg tdk apa2 kan?

Ya untk mataku, agar mampu membaca Quran.. Aku jg pingin membaca surat yg lain, tidak yaasin melulu, mentang2 aku hafalnya itu.. Tega skali kau!

Stiap hari adlh rangkaian kesabaran.
Aku tahu, engkau anakku, bukan org kaya, blm kerja.. Malah mengurusi penyakitku dan mjd babu dirumah sendiri.
Aku malah lbh sedih lg, ingat kau tak seberuntung teman2mu yg bs lanjut studi,.. Aku terlalu miskin begini nak..
Hmm, bagus kau tahu kita wajib bersyukur.

Jgn menangis. Sudah, tidak apa2. Kita akan baik2 sj sprti yg berulangkali kau ucapkan.
La tahzan, innallaha ma ana.
Oh, bahagia mendengarnya.

Ah, aku kapan shalatnya?"
Katanya, indah

(Maghrib, bulan lalu.)
_Mak tersayang.

Selasa, 09 Agustus 2011

Kepadanya



Sejak dulu kau memintaku menjadi malaikat,
Tiada amarah walau marah, tiada cemburu walau ada kecemburuan.
Dan sampai sekarang aku masih berupa manusia..
Kadang benci, tak luput juga dari dendam…
Tapi…
Apapun posisimu, kau tak pernah menjadi orang berdosa,,
Kau bukanlah orang jahat,
Di pikiranku sampai mati….
Sebab aku ketakutan,
karena mereka yang menyakiti hati orang-orang yang mereka sayangi,
Akan sakit juga hatinya….
Dan aku,,hanya tak mau hatiku lebih sakit lagi…

Wahai engkau yang darahnya mengalir di ragaku….!!!

Selasa, 26 Juli 2011

Akankah Ini Cukup(menjawab)

Kenapa aku harus tertutup?
Kenapa aku harus takut?
Kenapa aku harus gk percaya diri?
Kenapa aku harus buat kamu nunggu?
Kenapa aku harus bingung?
Kenapa aku harus pendiam?

Itukah yg ingin kamu tanyakan??

Aku ini lahir dari derita,
Tumbuh bersama luka,
Bertahan menatap masa depan dengan melalui hal-hal yang begitu menyakitkan...........

Dan aku, sedang merasa cukup tenang dengan rasa sakit dari luka yanng perlahan tertutup dan kering,
Tapi kamu, datang dan tiba2 memaksaku untuk membuka kembali lembaran yang belum pernah berhasil ku tutup, membiarkan luka ini kembali menganga..

Terlalu sakit, bila harus ku ungkap...
karena itu, sama artinya kau memintaku untuk mengingat dan mengulangnya...!!

*Gemetar menatap gelapnya masa depan, takut bercermin pada masa lalu yang getir...

Rabu, 20 Juli 2011

Hanya ini....

Maaf ketika aku tak bisa memberimu sesuatu yang bernilai tinggi, yang tidak memalukan, yang mahal juga berbobot baik, rupanya lazim juga ternama.............

Aku hanyalah orang miskin, bisa dikatai setiap memberi, malah biasa dibuang.

Jangan pernah berkata bahwa kau tak seperti itu, karena kau baru saja melakukannya.
Bukannya aku merendah, kini saatnya aku tahu diri, hal bodoh atas semua ini.
inginnya aku tak mau kenal kamu lagi.......
Selamanya.......!!!

Jumat, 15 Juli 2011

Begitu pun aku

Seandainya bisa aku memilih dan mengajukan perubahan takdir hidup yang ingin ku jalani,
aku pasti orang pertama yang membawa penghapus dan pena, pada sang Pemberi takdir,
memintanya untuk merevisi ulang takdirku, menghapus semua hal, yang menjadikanku nampak buruk dimatamu...
tapi tetap andai...
aku hanya bisa menjalani setiap kebaikan takdir yang telah dituliskan atasku,
meski kadang, keegoan manusia ku pun membuncah, ingin seperti mereka, yah... mereka yang mampu membuatmu bangga..!!
tapi inilah aku sekarang, dengan ketidakberdayaan untuk membahagiakan dan dibanggakan...!!
dan aku, hanya ingin kau menjadi juga mereka yang mengetahui keadaanku sekarang, aku yang dulu kau tanami benih2 ilmu, kau sirami, hingga aku masih bertahan hidup, berusaha berkembang dan terus tumbuh, meski kadang terinjak karena tak terpandang, demi menghasilkan buah yang matang, hingga menjadi layak kau petik dan kau nikmati tiap tetes rasa manisnya...!!
dan aku, hanya ingin kau ingat, bahwa ada aku diantara mereka yang juga kau tanami benih.


Akupun ingin kau ingat...

Kamis, 14 Juli 2011

Akupun ingin kau ingat

Assalamu'alaikum...
Pak Guru, masihkah kau mengenaliku, bocah kecil yang dulu kau bekali ilmu, kini sudah belajar mengepakkan sayap, untuk bisa mengejarmu, mencapai ketinggian...
aku ingat, ktika kau harus meninggalkan kami, murid2mu.. kau bilang "Don't forget me, okay"
hehe... padahal tanpa di beri pesan seperti itupun, mana bisa aku melupakan sosok yg telah banyak menitipkan ilmunya, hingga aku berfikir, dan kenapa aku memilih seperti ini sekarang...!!
Lama.... setelah perpisahan itu, tidak ada kontak (waktu itu blom jaman HP, internet, ya.. baru kalangan tertentu ajayg make ), tp... aku ingat, kau pernah memberiku satu potongan kertas kecil berwarna biru metalic, ukuran 5x10cm (kuranglebih), yah..kartu nama, ada 12 digit angka, dan alamat disitu, lantas kau bilang " nanti, klo udah punya HP, atau klo pergi ke wartel, hubungi nomer ini ya.."
sekarang aku udah megang itu yg namanya Hp, aku pijit keypad, mengikuti angka yg tercantum, dengan penuh harap ...eh.. ternyata, yg jawab cewek, ngasih tau, klo nomer itu udah gk aktif..*kecewa...
tp, bukan aku klo menyerah sampe disitu,, hehe
masuk ke dunia tekhnologi baru, dimana jejaring sosial jadi primadona, hmm.. aku jg gk mau ktinggalan dong.. hehe
aku ikut bikin akun..., asik,,, bisa ketemu temen2 lama yg udah jauh, tambah temen baru....
dan,, aku pikir, 'guruku' yg itu jgpasti dong punya akun di situs itu, tanggap aja, aku langsung ketik namanya, trus d search...!!
yups.. ketemu, gk begitu susah, karena cuma ada satu hasil pencarian, langsung aku liat info profilnya, kurang lengkap, aku liat lg fotonya, cuma ada 1, aku sidik2,,, yah,, benar, itu orgnya, seneng bukan kepalang, langsung aku request.. dan lumayan lama juga di approvenya (org sibuk)
.. lama, baru ada notif, klo beliau udah nerima request ku.. di barengi reply pesanku sebelumnya, seneng bukan maen...., akhirnya obrolan pun terjadi, ya,,, dengan PD nya aku banyak nanya2 ini itu.. hehe
tiba2 beliau nanya, "emg ini dgn siapa?".... wih..........berasa ketiban apaan tau dah, tp tetep positive thinking, mungkin sebenernya beliau inget, tp karena tudah lama banget gak ada kontak, ya... wajarlah, lupa2 dikit, di tambah, dulu kan aku masih kecil waktu jd muridnya, kelas 1 SMP, dan sekarang udah lulus SMK.. hehe
yah, akupun bersedia memperkenalkan diri kembali, responnya..??? ya.. masih berusaha mengingat ingat.. hehe..
Hari kemarin sudah berakhir, berakhir juga obrolankita hari itu, meski gk banyak yg di ceritain, tp, seneng deh, bisa menautkan ukhuwah lagi, yg lama putus..hehe
sampe.. besoknya...besoknya lagi.. dan besoknya lagi.. dan sampai hari ini,
__________________________________________________________________________________
wassalam, gak ada lg obrolan, gpp sih, sibuk mungkin..!!
tetep positive thinking..., dan mulai saat itu, aku gk berani lgi nanya2, bahkan menanyakan kabar sekalipun..!!
meski sesekali, suka ngirim inbox, nanyain kabarnya, dan ank2nya, tp.. tetep gada respon.. :) (keep positive thinking), lalu aku cuma bisa ngasih jempol aja, di setiap stat yang beliau update (niatnya sih nyapa aja ) hehe, dan sesekali komen juga,,, tp apa yang terjadi saudara-saudara, aku dikacangin,,(mending dikasih telor juga, biar jadi kacang telor, kan enak..)
dan mulai kejadian itu, aku berpikir, mungkin aku cuma ganggu aja,,,hehe tak apalah...!! be patient..!!
dan sampai sekarang, aku cumabisa nitipin jempol, sebagai tanda, bahwa aku gk pernah melupakan jasanya....!!
Terima kasih guru..

Seandainya bisa aku memilih dan mengajukan perubahan takdir hidup yang ingin ku jalani,
aku pasti orang pertama yang membawa penghapus dan pena, pada sang Pemberi takdir,
memintanya untuk merevisi ulang takdirku, menghapus semua hal, yang menjadikanku nampak buruk dimatamu...
tapi tetap andai...
aku hanya bisa menjalani setiap kebaikan takdir yang telah dituliskan atasku,
meski kadang, keegoan manusia ku pun membuncah, ingin seperti mereka, yah... mereka yang mampu membuatmu bangga..!!
tapi inilah aku sekarang, dengan ketidakberdayaan untuk membahagiakan dan dibanggakan...!!

dan aku, hanya ingin kau menjadi juga mereka yang mengetahui keadaanku sekarang, aku yang dulu kau tanami benih2 ilmu, kau sirami, hingga aku masih bertahan hidup, berkembang dan terus tumbuh, demi menghasilkan buah yang matang, dan siap kau petik...!!
dan aku, hanya ingin kau ingat, bahwa ada aku diantara mereka yang juga kau tanami benih.
Akupun ingin kau ingat...

Terimakasih....
Guruku....



As-Syifa, saat matahari di puncak teriknya..!!

Sabtu, 11 Juni 2011

who am i ..!!


Bersama kesepian ini aku tertahan,
masih dalam kehangatan dekap kesendirian….
Sunyi ini membunuhku…
Hingga ramaipun menghujamku….
tak pernah mengerti apa yg hendak diinginkan oleh hati…
Hampa…..
pagi tak terasa menyapa…
siang tak menghangatkan…
Hujanpun tak lagi menyejukkan…
malamku tanpa tenang….
resah dirundung malang….

Hanya menatap kosong…
Mataku terpendar…
Mencari…..
Siapa aku ini….

Sabtu, 04 Juni 2011

kita

Senyumu yang sabit,
tak pernah aku minta,
teduh tatapanmu,
tak pernah aku harapkan...
dan
saat kamu memberikan semua itu untukku,
saat itu pula kau mengambil hal yang paling berharga dariku..
Hatiku...
tp dirimu, adalah imbalan luar biasa yang tak terbandingkan untukku

Rabu, 01 Juni 2011

aku kah ?

Seperti daun kering yang telah gugur dan terbang mengikuti arah angin,
Hingga jatuhlah aku di atas tanah,
yang menjadi akhirku,
kuburku,
persemayaman terakhirku,
Tempat aku meletakan tubuhku untuk menjadi benar2 terurai terlupakan....

Sabtu, 28 Mei 2011

Tulis...Tulis...tulis....

Bismillahirrahmaanirrahiim

hmm.." tulis saja apa yang ingin kamu tulis"

begitu katanya, baiklah aku akan menulis, tak peduli apakah tulisanku itu akan jadi sebuah puisi, cerpen, sajak, syair atau apalah namanya....!!
aku hanya ingin menulis, bukan guratan kata2 indah memang, karena imajiku juga tidak begitu mencakrawala,
tapi aku ingin menulis, menulis apa saja yang sedang ku pikirkan,
saatnya aku memulai, aku tidak mau lagi dipusingkan dengan rangkaian2 kalimat indah bak pujangga, memilah kata agar tulisanku nampak sempurna, yang malah membuatku semakin menunda...!!!
Aku tau, untuk mencapai sebuah hasil itu butuh proses.
Belajar...belajar..dan belajar....!!

Jumat, 27 Mei 2011

Dia

Rasanya hari ini begitu indah tuk diakhiri,
Biar sejenak aku bisa lebih dalam menatap binar matanya,
Penuh kesejukan,

walau sekedar sapaan saja,
Suaramu telah berhasil menenggelamkan segala kegundahan ini..........

Terimakasih, aku bersyukur telah bisa mengenalmu....

Sabtu, 30 April 2011

This i promise you

this i promise you

When the visions around you
Bring tears to your eyes
And all that surround you
Are secrets and lies
I'll be your strength
I'll give you hope
Keeping your faith when it's gone
The one you should call
Was standing here all along
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
'Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
I've loved you forever
In lifetimes before
And I promise you never
Will you hurt anymore
I give you my word
I give you my heart
This is a battle we've won
And with this vow
Forever has now begun
Just close your eyes
Each lovin' day
And know this feeling won't go away
'Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
Over and over I fall
When I hear you call
Without you in my life, baby
I just wouldn't be living at all
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
'Til the day my life is through
This I promise you, baby
Just close your eyes
Each lovin' day
And know this feeling won't go away
Every word I say is true
This I promise you
Every word I say is true
This I promise you
I promise you