Kamis, 22 September 2011

Senang melihatmu (kini)

Entah, apalagi yang bisa aku katakan....
semuanya tertahan, begitu sulit..
hmmm.. akhirnya hanya sabitan senyum yang bisa kutampakan..
tanpa basa basi apapun, diam... hanya itu yang menurutku paling mudah menghadapi situasi sekarang ini...

Seandainya saja kamu tahu, atau minimal peka terhadap perasanku, selama sekian waktu mengenalmu
sangat berat, ketika aku harus berusaha menjadi orang lain..
orang yang kamu inginkan.. ya... seperti yang kamu mau....
ah... tapi aku begitu menikmatinya...
meski tak pernah berakhir baik dimatamu...
tetap saja, salah...!!
tanpa pernah melihat betapa ku mencoba jadi yang terbaik.

ah, sialnya,, aku kalah...
kalah dalam peperangan bathin ini...
bahkan sebelum aku benar2 mengenalmu...
yang aku tau, kau tidak pernah merasa cukup dengan usahaku membahagiakanmu,,,
yang aku tau, aku hanya bisa membuatmu menangis,
yang aku tau, aku hanya bisa buat kamu khawatir,
yang aku tau, aku hanya bisa buat kamu nunggu,
yang aku tau, aku cuma bikin kamu sedih, sakit, luka...
dan entahlah,, apalagi yang lebih buruk dari itu semua... pasti masih bnayak lagi..
ah... betapa buruk yang kulakukan, tak sebanding dengan yang kau berikan untukku..

hanya ingin kau tau, sebelum mengenalmu, aku ini ibarat tikus yang terjebak tak pernah menemukan jalan keluar, sendirian, sepi...tapi kamu, tiba2 datang, seperti membukakan jalan keluar.....
aku senang,,, sangat bahkan,,,
tapi aku salah, keadaan tak seideal yang aku harapkan,,
begitu cepat semuanya berubah, jauh,,jauh bahkan tak pernah aku membanyangkan, bahwa aku akan masuk kedalam situasi yang serumit ini..
membuatku takut, sangat ketakutan...
ketika aku dipojokan oleh orang2 yang kutemui disekitarmu,
dan memeperdayaku untuk masuk kedalam situasi yang membuatku sama sekali tidak bisa keluar, bahkan sampai sekarang...

dasar bodoh, begitu sempit pikiranku, aku hanya berpikir bagaimana aku isa menemukan ketenangan atas semua ini, hingga akhirnya aku tak bisa menolak ketika kamu datang dengan sosok yang aku butuhkan saat itu..
ibarat dipatuk ular berbisa, aku keracunan, dan hanya dapat diobati dengan bisa tersebut lagi.. lucu yaa...
begitu pasrah,,,
hmmm... tapi ya sudahlah...
yang penting sekarang kau terlihat lebih baik, bisa becanda,, meski bukan denganku,, hehehe
aku senang melihatnya,,,
dan tetaplah seperti itu,,
jaga senyummu...
tak usah pedulikan lagi kesakitanku....
terimakasih pernah menjadi bagian dari kesepian ini...
maaf bila telah banyak mengganggu dan merepotkanmu...
kau orang terbaik selama jantungku bedegup..................

Aku kembali lagi dalam sepi ....
kamu yang baik, jangan putuskandoamu untukku ya....
biar aku kuat.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar