Jumat, 28 Desember 2012

~aku bahagia ~

Aku bahagia melihatmu bahagia..
Seperti dalam do'a disetiap sujud sepertiga malamku, kau selalu ada diantaranya.
meski bukan aku yang menjadi alasanya, tapi kebahagiaanmu jelas menjadi alasan kebahagiaanku juga, terdengar berlebihan memang, tapi beginilah adanya.
dan mungkin akan lebih indah jika alasan itu adalah aku.

Sebenarnya, aku tak pernah berniat menjadikanmu penting dalam hidupku, tersemat begitu saja, ketika segala tentangmu selalu berhasil menjadi topik utama hari-hariku, tanpa kau berani ku beri tahu.

Aku bahagia melihatmu bahagia..
meski akhirnya aku harus bertemu spasi yang kembali memasang jarak antara aku juga kamu, aku sudah tak berani lagi berkata kita, karena kau telah nampak berbeda.

dan aku akan tetap bahagia melihatmu bahagia..
meski aku semakin takut hilang diantara terangnya cahaya dimasa depanmu,
takut tak mendapatkan apa yang selama ini selalu kau suguhkan,
kekhawatiranmu, perhatianmu, masih tersisakah untukku?
aku takut kehilangan kata-katamu, bahwa aku yang dulu pernah berarti, sekarang hanya wujud manusia tak berfungsi, apapun.

Tapi, bukankah aku telah berjanji pada diriku sendiri, bagaimana pun keadaanku nanti, selama aku masih bisa menikmati senyum yang menyabit diwajahmu, aku harus ikut tersenyum, dan sekali lagi, meski bukan aku alasanya.

Kau tahu, bagaimana takberaturanya perasaanku ketika hanya dalam sepersekian detik laku ku sempurna memudarkan senyumanmu ? aku menangis, memaki diri, meski kau tak pernah secara langsung mengatakan "aku kecewa", tapi aku merasakanya.

Semoga kau tak keberatan, ketika aku mengatakan aku adalah orang paling beruntung berkesempatan mengenalmu, aku suka kau yang selalu memilih caramu sendiri untuk membuatku tersenyum, penerimaanmu, dan aku tak sanggup menuliskannya, terlalu banyak.

dan demi semua kebahagiaan yang pernah kurasakan,
ijinkan aku untuk selalu menjadi temanmu yang baik,
meski akhirnya akan banyak yang harus ku ubah, karena kau telah berubah, sampai kau sendiri yang menutup pintu tekadku tersebut.
meski nyatanya upayaku tak akan mengubah apapun, karena kau tetap pergi.
maka maafkanlah segala janji, yang tak pernah terpenuhi.

Aku bahagia, karena kau telah bahagia..

Tapi, jika suatu saat, kau membutuhkan telinga yang mampu mendengarkan semua tentang luka, kehilangan, atau elegi lainnya dan tak kau temukan,
meski sungguh, aku tak pernah mengharapkan ini, aku ingin kau selalu bahagia.
maka datanglah, kembalilah,
aku masih disini, bersama hujan, selalu berusaha menjadi pendengar yang baik untukmu.

And I, will never leave you alone.
Im not, like the others.
Where they come and go











 Pojok kamar yang berdetak, 28-12-2012
 Aku, selalu bahagia melihatmu bahagia, dan semoga selamanya.



Selasa, 25 Desember 2012

sendiri (lagi)

Aku mulai memutuskan, bahwa menikmati sesuatu dalam dosis yang berlebih memang sangat berbahaya, seperti kebersamaan kita.
Dengan masa depan yang entah akan seperti apa akhirnya, dengan spasi yang kau cipta, meski aku merasa beberapa bagian dari puzzle hidupku hilang (lagi), mungkin itu lebih baik.
Untukku, tentu saja..
Seperti roda yang berputar, mungkin sudah waktunya ada bagian yang kembali ke titik awal.
Seperti kita... bukankah dulu kita tak saling mengenal ?
Seperti juga aku, bukankah sebelum mengenalmu aku juga sendirian ?
Beberapa waktu ini, aku akan semakin sering menghabiskan waktu sendirian.
ah, pasti aku sangat rindu.






selepas hujan, menjelang senja
25-12-2012

Sabtu, 22 Desember 2012

~Ternyata rindu~

Waktu semakin menjauhkanku dari masa itu,
Lalu semakin membuatku khawatir tak bisa mengulangnya di masa depan,
sedang jejak-jejak kenangan masih menari lincah, genit,menggemaskan,
saat-saat bersama mengintip fajar terbit dari celah tenda,
memandang lepas jingga yang juga lahir karenanya,
tersamar kabut yang masih saja mencari perhatian.
Bersama kita berjalan, perlahan dan saling,
membiarkan jejak tertinggal menjadi sebuah kenangan,
yang kemudian kita pungut lagi,
lalu kita bercerita tentang hutan, hujan, angin, kabut, sungai, dingin, puncak dan awan.
sama-sama bertahan dalam gelap dan dingin,
bersembunyi di bawah kanopi dedaunan saat pasukan langit yang menjelma tetes-tetes air mencipta gaduh ketika jatuh menyentuh bumi.

Indah kawan..
ketika kata tak lagi bercerita tentang aku atau kamu,
yang ada hanya kita.

hidup mungkin tak sebening sungai yang membelah alun-alun suryakencana, juga sememesona hamparan edelweissnya.
tapi, mengenal kalian lewat perjalanan ini, mengajarkanku banyak hal,
bahwa sesuatu yang indah, tak bisa didapat dengan cara yang mudah.
maka, berdirilah kokoh, sekokoh pangrango terlihat dari puncak gede.




salam rimba !!

hujan, 22-12-2012
ternyata rindu..


Jumat, 21 Desember 2012

~ Pangrango ~


Bawa aku mendaki pegunungan,
sampaikan aku ke puncaknya,  
aku ingin teriak lepas disana.


Senja ini, matahari turun ke dalam jurang-jurangmu,
Aku datang kembali ke dalam ribaanmu,
Dalam sepimu dan dalam dinginmu
walaupun semua orang berbicara tentang manfaat dan guna,
Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan,
dan aku terima kau dalam keberadaanmu,
Seperti kau di terima aku,
Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
Hutanmu adalah misteri segala
Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
Malam ini ketika dingin dan kebisuan
Menyelimuti Mandalawangi
Kau datang kembali dan bicara padaku tentang kehampaan semua
"Hidup adalah soal keberanian
Menghadapi yang tanda tanya
Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar
Terimalah, hadapilah"

Dan di antara ransel - ransel kosong
Dan api unggun yang membara
Aku terima itu semua
Melampaui batas - batas hutanmu
Melampaui batas - batas jurangmu
Aku cinta padamu Pangrango
Karena aku cinta pada keberanian hidup


 Soe Hok Gie
Jakarta 19 - 7 - 1966

Ternyata aku rindu...

Senin, 17 Desember 2012

~akhir~


Maka, jika pun rasa ini harus ku akhiri,
biarkan ia berakhir di kamu.



pojokamar, 17-12-2012

Jumat, 14 Desember 2012

Sudahlah...

Sudahlah...
Aku sudah tidak punya do'a untukmu
Selesai. Tuhan sudah terlalu baik, tidak pantas aku merepotkan Dia terus menerus. Bukankah sudah hampir dua puluh tahun kau sibukkan aku dengan do'a-do'a sebelum tidur?

Lanjutkan hidupmu..
Tetapi, aku tak akan meminta ijin jika sewaktu-waktu ingin menggambar wajahmu, aku harap bukan dengan air mata. Aku bosan. penyiksaan itu sudah menua, ketika setiap ingatan tentang engkau mengubah keceriaan.

Rabu, 12 Desember 2012

~ Tentangmu ~

 Bukan sebuah kebetulan, ketika kau bertemu dengan seseorang yang kemudian menjadi tokoh dalam cerita kehidupanmu, karena setiap orang yang kau temui, pasti akan berpengaruh terhadap hidupmu.
 Apa kau berpikir pertemuan kita juga adalah sebuah kebetulan? seperti dalam drama ketika dua anak manusia keluar dari toko buku lalu bertabrakan, berebut membenahi buku-buku yang jatuh berantakan, dan selanjutnya tak perlu lagi diceritakan >_< korban film

Dan kau tahu sendiri, bahkan tak ada sehelai daun pun yang gugur tanpa sepengetahuan-Nya, dan sebutir biji yang jatuh dikegelapan bumi pun, telah tertulis rapi dalam kitab yang nyata.

Senin, 10 Desember 2012

lalu ?


Apakah yang engkau cari
Tak kau temukan di hatiku
Apakah yang engkau inginkan
Tak dapat lagi ku penuhi
Begitulah aku
Pahamilah aku
Mungkin aku tidaklah sempurna
Tetapi hatiku memilikimu sepanjang umurku
Mungkin aku tak bisa memiliki
Dirimu seumur hidupku
*(samsons: tak bisa memiliki)
Aku hanya berpikir bagaimana perasaan ini menemui keridhaannya. Bahwa dipendam pun, tidak akan membawaku dalam ketenangan.Aku berpikir bahwa hal yang paling indah dari perasaan ini adalah penerimaannya, bahwa ia ada dan bukan mimpi. Meski aku begitu yakin jawabanmu adalah tidak, tapi setidaknya aku tidak tersiksa dalam kegelisahan.


Hujan, 10-12-2012

patah !!

"Bila disana ada bintang yang hilang, maka biarkan matamu berpendar mencari bintang yang datang, Aku berharap bisa melindungimu dari patah hati, tapi itu tak mungkin"

Sabtu, 08 Desember 2012

**Siriusku**


SIRIUS adalah bintang paling terang dilangit malam, di angkasa, diantara bintang-bintang lain yang bersandar di kegulitaan yang sama (fakta)

begitu juga dirimu, entah bagaimna kau bisa mendaki langit dan gemerlap di ketinggian, juga menjadi terterang di jurang curam !!

Kau adalah siriusku !!
Siriusku dilangit, di bumiku.
Walau bukan aku satu-satunya pengagummu yang setia, walau mungkin bukanlah aku yang kau curahi cahaya, tapi biarkanlah aku mencuri segala nyala dan birumu.
hanya hingga kau sadari, kau takkan redup dalam hari-hariku.

** untukmu, bintang inspirasiku **


tiba-tiba pengen repost tulisan ini, tulisan 3 tahun YL, sahabatku yang memberikanya, saat kami menikmati malam bersama, sambil membaca ensiklopedia tata surya :D
"kau bebas memberikan ini pada siapa saja yang kau sayang" katanya indah


Hujan, 08-12-2012

Selasa, 04 Desember 2012

~surat~

Kita pernah merasa ditinggal, sepi, kesal dan asing.
Mencium ketidakberesan jalan hidup, meratapi keluarga yang tak sama dengan yang lain..
Aku pernah melihatmu menangis,.. Dan sejak saat itu aku menahan tangis setiap aku tak sengaja mengingatnya.
Lalu kau melihatku susah, payah.. Dan kau terlihat sama.

Ah, begitu banyak yang bisa ku kenang. Terlebih kau adalah hiburan yang paling berarti.


Kini, kau jauh. Aku ingin kau bahagia selalu, ok.

Aku sendiri, lebih buruk dari kmarin, tapi lebih kuat.

Aku menyayangimu. Kau tahu sendiri, tinggal kamu yang ku miliki...

Balaslah smsku, kabarilah aku kabarmu, dan jangan lupa tanya juga keadaanku.

I miss u saudaraku, sahabatku, yang juga merupakan belahan jiwaku.

Surat ini, aku terima kurang lebih dua tahun lalu, seperti saat pertama, aku tak pernah berhasil menahan bulir-bulir asin yang tumpah melalui sudut mataku, tiap tak sengaja membacanya.
 Kini, kau jauh. Aku ingin kau bahagia selalu, ok. 

ah, rindu datangnya tak kenal waktu.


Hujan, 04-12-2012 

Minggu, 02 Desember 2012

dialog

"mencintai tanpa syarat"

tiba-tiba kalimat itu muncul pada layar di sela pekerjaanku,

"apakah "memiliki" juga berarti sebuah syarat?" aku membalasnya asal.

"entalah, padahal aku hanya ingin memberi, nampaknya sulit memberi pada seseorang yang memang tak ingin di beri"

Kau tahu cinta, jika aku analogikan, ia seperti angin, hanya bisa dirasa, ketika kau ingin memilikinya, maka rengkuhanmu bagai ikhtiar memegang tiupan angin, semakin besar usaha yang kau keluarkan untuk menggapainya, semakin tersiksa hidupmu. Bagai menaiki anak tangga, semakin tinggi engkau berada, jatuhnya pun semakin sakit.

Jumat, 30 November 2012

aku rindu !!

"ceking,.....
Entah kenapa..
Aku selalu ingin mengetahui keadaanmu,..
Meski aku tak bisa menenangkanmu dan membuatmu lebih baik "
Aku menikmati malam sisa-sisa purnama, menghirup aroma segar tanah yang baru saja di guyur hujan, berteman buku dan segelas kopi yang mulai mendingin, sedingin rasaku tiap malam. Dan sms darimu berhasil menjadi penghangatku dalam kesendirian.

Kau tahu, banyak sekali yang ingin kuceritakan padamu, tapi membaca kalimatmu, sempurna menghilangkan semua kata yang hendak kutuliskan, dan bodohnya, aku sampai harus menunggu esok untuk sekadar menjawab smsmu.
“Aku pernah merasa menjadi manusia paling dikhianati di dunia, atau paling bersalah, atau paling bermasalah, atau paling tak beruntung hidupnya. Aku pernah berjalan sendirian di pinggir jalanan kota, pada senja penghabisan, sementara bus dan mobil-mobil berjalan seperti manusia-manusia lainnya yang tak perhatian. Aku pernah merasa tak punya teman unuk sekadar mendengarkan apa yang kurasakan.” _fahd_

Selasa, 27 November 2012

kapan kau pergi?

Aku mulai membenci kehadiranmu dalam hari,
Aku ingin kau pergi,
Tapi bagaimana bisa mengusirmu,
karena sejatinya akulah yang selalu menghampiri

Aku ingin kau pulang saja, kembali ke tempatmu semula,
padahal aku sadar, datang pun kau tak pernah,
ah, lagi-lagi seharusnya aku yang menarik diri,
bukan malah terus memaksamu pergi,
sedang aku tetap memilih berdiam diri,

Sabtu, 24 November 2012

award

Bismillah...
setelah tertunda beberapa hari, akhirnya sempat juga aku menyelesaikan tugas ini..

oke, langsung aja yaaa

11 tentang saya
           v
           v
           v

tak perlu ada judul


Aku mulai terbiasa dengan diabaikan,
Jika malam telah mengundurkan diri dari peran yang seharusnya menenangkan.
maka aku akan memilih bisu dan tuli,
atau menarik diri dari keramaian,
kadang membuatku benci pada diriku sendiri,
bahkan untuk sekedar menarik kedua ujung bibirpun menjadi begitu berat,
Aku ingin menangis tanpa mau diketahui,
mengedarkan pandangan mencari sudut ruangan yang aman, dan selalu berakhir dikamar mandi, membiarkan air keran tetap mengalir, berharap mampu menyamarkan senggukanku.

*lupakan saja postingan ini

                                                                                                                        24-11-12                                                 
Terkadang ada hal-hal yang terpaksa kita sembunyikan kebenarannya,
tak lain supaya kita tetap dalam keadaan yang lebih baik.

Maafkan aku yang terpaksa berbohong selalu mengatakan "aku baik-baik saja",
karena ku tahu, ada kekhawatiran disisimu yang tak akan pernah mampu ku terka besarnya.

Sudah cukup, seumur hidupku terlalu banyak merepotkanmu.

                                                                                                     24-11-12

Rabu, 21 November 2012

~harap~


Kau adalah kekuatan jiwa,
yang tegakkan pijak pilar hidupku.

Kau seberkas cahaya surya,
yang berpijar terangi sisi gelapku

Kau jadi inspirasi lukisan,
Berpigura cendana,
harummu zaitun berwadah kristal hati.

Aku kaktus dahaga padang gersang,
kau embun di dahan bertangkai hati.
Senyummu manis buah kurma bertangkai siwak,
Pembersih resah jiwa.

Kau jilbabkan ketulusan bersajadah setia.

Sayang.........
Aku akan bersujud syukur,
ketika kau adalah doaku yang terjawab.

Sabtu, 17 November 2012

masih (sering) menyepelekan waktu

Berbicara soal waktu, aku bukan orang yang disiplin memang, atau membuat semua agendaku secara terjadwal, ah, aku bukan orang yang betah seperti itu, mungkin bisa jadi juga karena aku belum bisa konsisten.

tapi ada hal yang aku perhatikan, bahwa waktu tak pernah berjalan mundur, dan ia akan membuka kesempatan pada siapa saja yang berusaha meraihnya, dan kesempatan ternyata hanya berpihak kepada mereka yang cepat bertindak.
Pernahkah kita berpikir tentang sesuatu yang belum kita capai lalu berkata "mungkin belum waktunya" ya, takdir juga berperan besar memang, tapi apakah dengan begitu berarti kita boleh berdiam saja, dengan dalih, "kalau udah waktunya juga pasti kesampean", dan bukankah kita semua tahu, bahwa Tuhan pun tak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu sendiri tak berusaha mengubahnya kan?

Kamis, 01 November 2012

aku salah(lagi)


Baiklah.. aku salah(lagi)..
padahal aku hanya ingin menunaikan kewajibanku untuk memenuhi hak orang lain,
terima kasih telah menegurku, dan untuk membuat diriku mengecewakan orang lagi.
oh Allah,, kenapa ini (selalu) terulang olehku..
maaf.
*plaaaak


                                                                                            senja, 01-11-12

Hey.. aku rindu kamu !!

Apa kau keberatan dengan perasaanku ini?
beberapa bulan lalu, setelah pertemuan pertama kita yang begitu singkat,
tahukah kau, aku begitu sesak menahan rindu..
rasanya begitu ingin menemuimu lagi, kembali bersisian dengan pesonamu yang tak siapapun mampu menyangsikan..
kau itu indah, menenangkan.
ada bahagia yang entah seperti apa bentuknya, adalah aku salah satu orang yang tuhan beri kesempatan untuk mengenalmu, menyentuhmu, dan memandangimu dari jarak yang dekat, sangat dekat.

Selasa, 23 Oktober 2012

(^_^)

saat persahabatan tidak lagi berumur panjang,
juga cinta yang seakan tak henti mengukir siksanya,
dan mimpi seolah jadi perjalanan yang begitu melelahkan,
ketika aku merasakan sakit, sedang kelenjar airmataku di buat tandus,
kau adalah obat penenangku dari semua hal itu,
sehingga kehilanganmu akan membuatku semakin payah.

ada segunung bahagia tiap ku amati sabit senyumanmu,
disana aku menemukan bias keistimewaan yang tak mampu kuterjemahkan
andai kau tahu indah ini, aku takkan pernah selesai mengisahkan semuanya dalam bait puisi.


                                                                                         kampus peradaban, 23-10-2012

dengar ini

Tuhan..
Aku tak faham apakah ini do'a atau sebuah keluh,
karena hampir tak berjarak antara sebuah do'a dan keluh,
keduanya nampak sama, sama-sama berair mata.
Tapi aku yakin bahwa kau Maha mengetahui apa yang manusia pikirkan.
Tuhan.. Dengarlah ini

Sabtu, 20 Oktober 2012

Maaf !!

Siang ini langit kembali dengan mendungnya.
Hujan, seharusnya aku senang seperti hujan-hujan yang lalu,
dan sekarang, ia menjadi saksi kesedihanku,
entahlah apa yang akan ku tulis atas apa yang kulakukan hari ini, kesalahanku mengacaukan perasaannya, memudarkan senyumannya,
membuatku tak bisa berhenti memaki diri sendiri, tanpa tahu apa yang harus ku katakan dan perbuat, andai aku bisa memutar kembali jarum jam, tapi itu tak mungkin.
aku menahan tangis,meski akhirnya tumpah juga, ya Allah bila semua ini utuh salahku, maka jangan biarkan aku mengulangnya, bukankah sudah seharusnya aku lebih berhati-hati terhadap perasaannya.
maaf !! :'(

And I promise you never...
Will you hurt anymore.

                                                                                                                                 

                                                                                                                                                   kampus peradaban, 20-10-12

ku (pilih) menulis

karena keterbatasanku, tidak semua kata mampu aku sampaikan lewat lisan.
itulah alasan mengapa aku menulis.


                                                                                           kampus peradaban, 20-10-12

Kamis, 18 Oktober 2012

dan kau !!



Hujan !!
entahlah, waktuku terasa berjalan begitu lamban untuk melupakan setiap mimpi yang lahir dan semakin tumbuh dalam tiap rinaimu.
sekian banyak hal di 5 benua ini, seakan itu saja yang ku ingat.
Baiklah, aku tahu semua pasti ada waktunya.
berlalu lah kau hujan, bawa serta mendungmu, tinggalkan aku bersama sepenggal senja disini, aku akan baik-baik saja.
tapi 1 hal, jangan pernah lari dan tak kembali, aku akan menunggu bahkan mengejarmu.


*postingan geje

                                                                                      Kampus peradaban, 18-10-2012

Rabu, 17 Oktober 2012

do you..


Heart just never seems to stop.
Beating fast when I see you from a distance.
I love to see you smile.
It's so perfect.
Your lips are fantasize want to kiss it.
Your smile is so perfect that always shines mine.
They cheer me up even when Im deadly depressed.
Do you ever think?.

Senin, 15 Oktober 2012

Tentang perjalanan


"jika ingin menjadi manusia yang berubah, jalanilah 3 hal ini : sekolah, banyak-banyak membaca Al-Qur'an, dan berkelana"[1]
lingkar nagrek, Garut 
sebuah perjalanan selalu menyenangkan, tak peduli kemana tujuannya, bagiku perjalanan telah membuka jendela pengetahuan selain membaca, karena tak cukup dengan mempelajari peta untuk mengetahui sebuah jalan tanpa menempuhnya. perjalanan akan mempertemukan kita pada hal-hal baru.

Sabtu, 13 Oktober 2012

~mencintai itu,keputusan~


Cinta adalah kata lain dari memberi, sebab memberi adalah pekerjaan,sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat, sebab pekerjaan itu harus ditunaikan dalam waktu yang lama, sebab pekerjaan berat yang dilakukan dalam waktu begitu lama hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh, maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia mengatakan "Aku mencintaimu". Kepada siapapun !

Jumat, 12 Oktober 2012

Hujan !!

Hujan tak berlanjut
adakah wajah resah
merenungkan nasibnya
suka dukanya
jerit tangisnya
gelak lantang tawanya
di rumah di jalan di mana saja

Selasa, 09 Oktober 2012

aku bisa !!

‎" Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan " (QS. Hud : 115 )
Terkadang, dalam banyak keterbatasan, kita harus bersabar menunggu rencana terbaik, sambil terus melakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan.[1]
~meski untuk beberapa hal, tidak mudah berdamai dengan kenyataan~"

1, Tere liye, kau,aku dan sepucuk angpau merah

Senin, 08 Oktober 2012

masih tentang (kau) hujan

Lagi, mata ini harus menikmati rangkaian air turun berbaris,
masih lewat jendela yang sama,ketika semua kenangan itu seperti memaksa masuk melaui celah-celah lubang angin,
waktu seperti membawaku pada suatu malam yang juga hujan, saat itu kau bercerita tentang kisah cintamu yang bermula dari payung, saat itu tawaku mengalahkan suara gaduh sang air yang jatuh ke rumput, bagiku itu lucu, bagaimana mungkin, lewat sebuah payung?
lalu waktu seakan berhenti, aku terdiam sambil memandang luas ke langit-langit kamar, hmm bukankah itu romantis?

Jumat, 28 September 2012

ku tulis ini (untukmu)



Hari ini, kata-kata indah terlerai menujumu,
seperti hujan, biarkan do'a-do'a itu tumpah dan menyiramu dari segala arah.
dan aku, ah, aku amat tak berdaya begini bahkan untuk sekadar membalas semua kebaikan yang tak pernah absen kau suguhkan,
Dan bersama hujan ini, aku turut mengirimkan do'a mencakrawala,

berharap dari sekian banyak do'a yang tertuju untukmu, salah satunya do'aku adalah yang terkabul.
saat ini mungkin hanya itu yang terbaik yang mampu kupersembahkan.

Terimakasih untuk semua perhatianmu,
untuk semua kekhawatiranmu,
untuk semua pengorbanan,
untuk semua pelajaran,
dan entahlah begitu banyak kebaikanmu yang tak mungkin bisa aku kalkulasikan.

Hari ini, kau menawarkanku banyak hal,
aku tak mau meminta apa-apa,
aku hanya ingin hari ini dan hari-hari berikutnya tetap melihat sabit senyumanmu,
karena bagiku, senyummu termasuk do'aku yang terkabul ^_^

Selamat milad, baarokallah
semoga selalu berada dalam lingkaran kebaikan dan keberkahan.




                                                                                                    Semesta Bahagia, 28-09-2012

Rabu, 26 September 2012

tentang kita

Aku selalu merasa bersalah karena telah membuatmu jatuh cinta,
dan aku tak bisa membahagiakanmu.
bagaimanapun, menurutku menikmati sesuatu yang belum saatnya itu, indahnya semu.
tak terkecuali cinta.

cileat dan pesonanya


Kali ini aku sedang tidak ingin bercerita panjang tentang perjalan yang melelahkan namun selalu menyenangkan, hanya ingin berbagi tentang upah yang aku dapatkan setelah menempuh perjuangan luar biasa beberapa waktu lalu.

Ini tentang cileat dengan segala pesonanya yang selalu memanggilku untuk kembali.
Beberapa hal menarik mengapa cileat ini begitu mempesona di pandangan seorang ajiw hahaha.
-tempatnya yang terpencil
-akses menujunya yang tidak mudah
-medannya yang luar biasa
-ada 3 air terjun yang kita lewati sebelum sampai di air terjun utama
-belum terjamah, sepi. dan
-pesona alam yang menakjubkan.

Senin, 24 September 2012

Senja yang (lagi) basah



Hey, sepertinya langit sedang memihakku hari ini, betapa tidak, aku seperti putri yang ketika datang dan pulang mendapatkan sambutan.
 Hujan, kau selalu punya ruang istimewa disini, ya di hati ini, kau pikir dimana lagi, dan senja ini, lagi-lagi kau menjadi alasan mengapa aku tetap tersenyum melewati kemarau yang mulai risau, aku menunggumu, selalu.
kau meng oleh-olehi ku aroma tanah kemarau yang kau siram, menawan bukan.

Rappelling

Rappelling adalah metode turun tebing dengan menggunakan perlengkapan yang ada.
Sedangkan perlengkapannya sebagai berikut:
- Tali Carmantle
- Harness Seat / Full Body
- Carabinair
- Fugure 8
- Sarung Tangan
*alfa outbound
ini peralatan rappelling

Pagi yang basah



Pagi yang basah,
Tak ada yang berhak menghapus kebahagiaanku pagi ini, sekalipun harus mengikuti upacara di bawah siraman hujan, dan menikmati dingin yang teramat hingga badanku tak henti menggigil.

oh ya, apa kabarmu hari ini?
semoga kebaikan selalu menyertaimu dan orang-orang yang kau sayangi.
pagi ini hujan, seingatku ini hujan pertama setelah kemarau yang begitu lama, apa kau masih menyukainya juga?

Minggu, 23 September 2012

you

"selalu ada tangis dan tawa, selalu ada manis dibalik kecewa, tidak semua yang kita mau bisa kita dapatkan!"
begitu katanya,
ah, sudahlah kau tak perlu berusaha keras menghiburku atas semua kekecewaan ini, bukan aku tak membutuhkannya, tapi hidupku telah cukup banyak merepotkanmu.
kau lihat aku,
tetap berdiri bukan?, dan aku tetap bisa tersenyum,meski masih berarti beban.
Yang terjadi hari ini, hanya satu per sekian banyak kesedihan yang pernah ku alami dengan kadar yang lebih besar malah,
jadi kau tak usah khawatir, aku akan baik-baik saja, dan keberadaanmu akan tetap menjadi alasan mengapa aku tetap bertahan.

Dan lagi !!



Perasaan ini, sudah kusiapkan untuk dikecewakan lagi dan lagi.

baiklah, memang ulah sendiri yang masih saja berharap pada sosok yang ku sebut manusia,
padahal memang tidak pernah ada baiknya melebihkan harapan kepada selain-Nya.
juga ini untuk yang kesekian kali.
semoga tak terulang.

Sabtu, 22 September 2012

aku?

"ijah memang the best!U're my hero. thanks ijah !!"
ku baca lamat kalimat yang muncul dari layar ponselku, bagi sebagian orang mungkin biasa saja, tapi buatku, kalimat istimewa itu berhasil membuat hidupku terasa sedikit berguna, terlepas kalimat itu sungguhan ditujukan untukku atau hanya basa-basi, aku tak peduli. 

Gn.Gede 2958mdpl



Gunung Gede-Pangrango.
Bisa dibilang ini adalah pedakian perdana buatku, ya.. bukan bisa di bilang sih, emang ini yang pertama, di luar kegiatan hiking yang sering aku dan teman-teman lakukan, buatku pengalaman ini adalah kesempatan langka, mengingat betapa sulitnya mewujudkan mimpi yang terpaksa di pendam sejak SMA ini, kendalanya bukan apa-apa, ijin orang tua, ya sebagai anak perempuan aku harus ikhlas mendapat perlindungan ekstra.. upss kok jadi curhat hehehe.

Oke pendakian dilakukan tanggal 6-8 April 2012, karena diperantauan aku belum menemukan teman se hoby, jadi dengan senang hati aku mengikuti event yang diselenggarakan oleh teman-teman yang di Jakarta, dengan resiko menambah 2 hari dari agenda untuk perjalanan PP Subang-Jakarta Jakarta-Subang.
kok aku bisa dapet ijin ya? ya, akhirnya ortu terpaksa mengijinkan, setelah aku nego dan segala macam jurus  aku keluarkan, mungkin mereka lama-lama risih, tapi bukan karena keberhasilanku meluluhkan hatinya yang menjadi dasar dia mengambil keputusan untuk meng IYA kan aku naek gunung, karena diantara peserta tersebut ada juga saudara jauh ku yang ikut dan dia sudah bisa di bilang senior, jam terbangnya dalam dunia pendakian sudah expert menurutku, mas riri, dan rekor yang aku tau, dia pernah ikut endurance trekking mencapai 6 puncak selama 1 bulan se-jawa-Bali, buat nubi kayk aku sih itu udah luar biasa banget, dan ga usah di bandingin sama pak willem tasiam ya.. hehehe. ya, karena mas riri akhirnya aku dapet ijin. Alhamdulillah..

Rabu, 19 September 2012

apa aku lebay !!

Semalam kami -aku dan teman lelakiku (sebut saja begitu untuk mengaburkan identitas dia sebenarnya)- sedikit berbagi tentang bagaimana rasanya disakiti, ya, meskipun aku bingung karena malam itu aku berada di dua posisi sekaligus, sebagai seorang perempuan, yang sangat dia benci (malam itu) karena dia beranggapan bahwa perempuan lah sumber dari rasa sakitnya itu, dan di sisi lain aku juga tahu bagaimana rasanya disakiti, tapi bedanya seandainya rasa sakitku harus bersumber dari seorang laki-laki , aku tidak akan lantas menilai bahwa semua laki-laki itu sumber segala rasa sakit hati karena cinta yang terabai atau apapun itu, dan begitulah kelemahan manusia, sangat pandai men-generalisir. dan satu lagi, ini juga yang menjadi kelemahanku, ketika aku harus terpaksa merasakan sakit, jika teman lelakiku memilih untuk membenci si perempuan itu dengan segala cara, maka aku memilih untuk bersikap biasa,dan segera memperbaiki segalanya,meski butuh waktu untuk sejenak menenangkan hati.. *ngomong apa sih aku. belajar dari pengalaman, semakin kuat usahaku untuk membenci seseorang, aku malah semakin memujanya.. hehehe    itu dulu, sekarang insya Allah tidak akan mengulangi mencintai seseorang hingga membutakan hatiku untuk mencintai sang pencipta cinta itu sendiri. astagfirullah..!!

kembali ke topik semula, aku dan teman lelakiku (sebut saja begitu untuk mengaburkan identitas dia sebenarnya), berbagi cerita, tepatnya dia saja yang bercerita, aku hanya menyimak dan berusaha menjadi pendengar yang baik saja, kami saling berkirim SMS, ngalor ngidul dari mulai cerita yang termehek-mehek hingga asli kocak, bikin aku ketawa-ketawa sendiri bacanya, dan berhasil bikin teman di sampingku menatap penuh keheranan dan penasaran. hingga kembali pada kondisi awal -termehek-mehek- saling kirim SMS pun berubah lagi tema nya.. :) lalu aku tak sengaja mengirimkan beberapa kalimat, yang dulu pernah aku pakai untuk menyemangati diri sendiri dan reaksi dari SMS yang aku kirim itu aku rasa lebih menarik menarik daripada SMS tentang cerita termehek-meheknya teman lelakiku itu

"hehe..kamu tuch pandai mrangkai kata2 indah.. Aku suka. :)"
 "ketika kamu bilang suka, yang laen bilangnya aku lebay.. hehehe"
"haha. tau ga apa yang terjadi dengan org itu ktika dia bilang lebay?"
"waaanda tau sayah, emg apa?" 
"mereka sedang rela membenamkan dirinya kedalam kehidupan primitif, mereka memaknai kelebihan sebagai aib. mereka ga tau beda inspiratif dgn sikap berlebihan"

Nah, sms terakhirnya bikin aku serasa dapet apaaa gitu, bikin aku tambah yakin bahwa tidak semua orang di dunia ini menilai kita dengan cara yang sama.
jadi inget statement seorang teman beberapa tahun lalu ketika aku memutuskan untuk mulai konsisten menulis -meski sampe sekarang masih ogah-ogahan- hehehe
begini katanya "tidak ada istilah lebay dalam wahana kata pujangga". 

Selasa, 18 September 2012

all is well ^_^


Melihat semua kelebihanmu, rasanya sudah tak perlu lagi kita saling bersisian, kau tanpa aku itu lebih baik, dan aku (semoga) akan baik-baik saja tanpamu.

karena,

~setiap yang hilang, pasti diganti dengan yang lebih baik~

saling mendo'akan ya..
Aku sadar, meski kita masih berpijak diatas bumi juga berteduh dibawah langit yang sama, namun di bagian yang berbeda, jarak yang ada sudah mustahil untuk kita runtuhkan, aku pasti akan sangat merindukanmu.
dan biarkan rindu itu tetap ada diantara do'a panjang dalam sujud di sepertiga malam ku.

aku akan pulang kembali dalam sepi, dan beramai-ramailah engkau.

Sabtu, 15 September 2012

izinkan ku hapus nama mu dihatiku


"wahai jiwa-jiwa yg tenang kembalilah kepada Robb-mu yg meridhoimu
masuklah kedalam hamba-hambaKu..
dan masuklah ke dalam syurgaKu" (al fajr)

sayangku...tahukah kamu...
ada perahu rindu yang lelah tertatih mencari dermaga hatimu..
hanya bayang manismu yg jadi pelangi dalam kosongnya hari
hingga malam lenyap membawa lari asa dan harap yg tak berbalas
menyisakan elegi rindu yg tertahan

sayangku...
bila semilir mengisahkan cerita duka tentang kita yg tak mungkin bersua
biarkan jiwaku mengembara menuju batas fana, tanpa sesal dan tak ada kecewa
karena ku yakin senyum resahmu tau ada cinta untukmu dariku...
dari jiwa yg tak pernah kau tau...

sayangku...
izinkan dambaku mengalah pergi menjemput nyata yg getir terasa
agar jiwa ini bisa lagi bercahaya, tak keruh karena nelangsa duka
ada cinta lain yg kan memelukmu sampai akhir bahagiamu
hingga suatu waktu tak ada lagi kisahku dihatimu...

jadi biarkan saat ini kubisikkan senyumku padamu
Allah tau aku mencintaimu... dari lirih doaku
disepertiga malam sujudku...

dalam hening kupinta padaNya menghapus namamu dari hatiku
hilang bersama bulir air mata yg mengalir sejenak
karena rapuh hatiku tak mampu menampung dua rindu...

"wahai jiwa-jiwa yg tenang kembalilah kepada Robb-mu yg meridhoimu
masuklah kedalam hamba-hambaku..
dan masuklah ke dalam syurgaku" (al fajr)

by ust.ismeidas

Jumat, 14 September 2012

Bosan !!!

Sepertinya perasaan ini sudah sampai pada titik tertingginya, hampir 2 tahun aku berusaha untuk terlihat baik-baik saja, tapi aku juga tidak bisa terus berpura-pura kerasan dengan keadaan ini.
Ini bukan masalah dimana atau dengan siapa aku tinggal, aku menyadari betul bahwa masalah itu murni datang dari diriku sendiri.
selain pasrah, aku bisa apa? meski dengan dada yang semakin sesak, aku yakin, keadaan ini memang sudah direncanakan.

 aku heran, apakah mereka tidak memperhatikan atau minimal membayangkan, bagaimana rasanya ketika dari mulai melek mata sampai terpejam lagi, hanya orang itu-itu saja yang kita lihat, setiap hari.
apakah mereka juga tidak bosan dengan tingkahku yang semakin menyebalkan belakangan ini?
diusir? mungkin itu menjadikanku lebih baik.

Beberapa malam terakhir ini, aku lebih banyak menghabiskannya di luar, memandang langit, dan melakukan apa saja sebagai penawar rasa bosanku,
aku mengira dengan memaksakan situasi seperti ini, lama-lama aku jadi terbiasa, tapi aku salah jelas salah, keadaanku semakin memburuk, dan tidak ada seorangpun yang peka dengan kondisiku yang selalu butuh meyendiri ini.. Yaa Rabb harus aku apakan keadaan ini.
Sendiri itu mungkin tidak baik, tapi terlalu sering bersama juga tak kalah buruk.
bukankah benturan itu terjadi karena posisi yang terlalu rapat?

kesendirian yang kupilih adalah sendiri tanpa orang-orang yang ku kenal, dengan kata lain, beramai-ramai dengan orang asing adalah pengertianku untuk kesendirian (kala-kali)
dan itu mungkin alasan mengapa aku hampir 2 tahun ini juga begitu menggilai aktivitas-aktivitas luar, mendaki gunung salah satunya.

am i agoraphobia ?
Aku hanya membutuhkan ruang untuk aku bisa menyendiri, itu saja sudah cukup.

Senin, 27 Agustus 2012

Yiruma ~kiss the rain~

I often close my eyes
And I can see you smile
You reach out for my hand
And I'm woken from my dream
Although your heart is mine
It's hollow inside
I never had your love
And I never will

And every night
I lie awake
Thinking maybe you love me
Like I've always loved you
But how can you love me
Like I loved you when
You can't even look me straight in my eyes


I've never felt this way
To be so in love
To have someone there
Yet feel so alone
Aren't you supposed to be
The one to wipe my tears
The on to say that you would never leave

The waters calm and still
My reflection is there
I see you holding me
But then you disappear
All that is left of you
Is a memory
On that only, exists in my dreams

I don't know what hurts you
But I can feel it too
And it just hurts so much
To know that I can't do a thing
And deep down in my heart
Somehow I just know
That no matter what
I'll always love you


So why am I still here in the rain

Sabtu, 11 Agustus 2012

EVERLASTING

Oleh : Tere Liye

Saat kita sedang sendiri, kesepian, dalam masalah, membutuhkan teman, lantas teringat dengan seseorang, berharap banyak dia akan membantu, atau setidaknya mengusir sedikit gundah-gulana. Apakah itu disebut cinta? Tentu saja. Tetapi kalau demikian, bukankah cinta jadi tidak lebih dari seperangkat obat? Alat medis penyembuh? Selesai malasahnya, saat kita kembali semangat, sembuh, maka persis seperti botol-botol obat, seseorang itu bisa segera disingkirkan. Sementara, dong? Temporer? Juga tentu saja, kecuali kita selalu sakit berkepanjangan, dan mulai mengalami ketergantungan dengan seseorang tersebut. Jika demikian maka cinta jadi mirip nikotin, candu.

Saat kita ingin selalu bersamanya, selalu ingin didekatnya, selalu ingin melihat wajahnya, senyumnya, nyengirnya, bahkan gerakan tangan, gesture, bla-bl-bla. Ingin mendengar suaranya (meski suaranya fals), tawanya (walau tawanya cempreng); apakah itu disebut cinta? Tentu saja. Bagaimana mungkin bukan cinta? Tetapi kalau hanya demikian, maka bawakan saja imitasi seseorang itu ke rumah, taruh seperti koleksi patung, jika ingin mendengar tawanya, stel sedemikian rupa biar dia tertawa, ingin melihat dia bicara, stel agar dia bicara. Bukankah hari ini sudah banyak teknologi imitasi seperti ini? Apakah itu akan berlangsung sementara? Boleh jadi, karena persis seperti kolektor yang memiliki koleksi benda antik, seberapapun berharganya, cepat atau lambat rasa bosan akan tiba. Bisa sih disiasati dengan jarang-jarang melihat koleksi tersebut, jarang-jarang bertemu biar terus kangen dan rindu, aduh, kalau demikian, maka cinta jadi sesuatu yang kontradiktif, bukankah tadi dibilang ingin selalu bersamanya.

Saat kita terpesona melihatnya, kagum menatapnya, begitu hebat, keren, terlihat berbeda, cantik, gagah, dan bla-bla-bla. Apakah itu disebut cinta? Bisa jadi. Tapi jika demikian cinta tak lebih seperti pengidolaan, keterpesonaan. Jika demikian, solusinya mudah, pasang saja posternya besar-besar di kamar. Jika kangen, tatap sambil tersenyum. Taruh foto-fotonya di mana-mana. Selesai urusannya. Apakah ini sementara? Temporer? Tentu saja. Saat idola baru yang lebih keren tiba, saat sosok baru yang lebih hebat datang, maka idola lama akan tersingkirkan. Jika demikian, maka cinta tak ubahnya seperti lagu pop, cepat datang cepat pergi. Persis seperti anggota boyband di tahun 80-an, basi di tahun 90-an, dan anggota boyband di tahun 2012, dijamin basi banget di tahun 2030.

Saat kita tergila-gila, selalu ingat dengannya, tidak bisa tidur, tidak bisa makan, berpikir jangan-jangan kita kehilangan akal sehat, apakah itu disebut cinta? Tentu saja. Tapi jika demikian cinta, maka ia tak lebih dari simptom penyakit psikis? Sama persis seperti penjahat yang jadi buronan, juga tidak bisa tidur, susah makan, dan terkadang berpikir kenapa ia bisa kehilangan akal sehat menjadi penjahat. Sementara? Temporer? Tentu saja. Waktu selalu bisa mengubur seluruh kesedihan.

Hampir kebanyakan orang akan bilang: "Saya tidak pernah tahu kapan perasaan itu datang. Tiba-tiba sudah hadirlah ia di hati." Ada sih yg jelas-jelas mengaku kalau dia cinta pada pandangan pertama; sekali lihat, langsung berdentum hatinya. Tapi di luar itu, meskipun benar-benar pada pandangan pertama, kita kebanyakan tidak tahu kapan detik, menit, jam, atau harinya kapan semua mulai bersemi. Semua tiba-tiba sudah terasa something happen in my heart.

Terlepas dari tidak tahunya kita kapan perasaan itu muncul, kabar baiknya kita semua hampir bisa menjelaskan muasal kenapanya. Ada yg jatuh cinta karena seseorang itu perhatian, seseorang itu cantik, seseorang itu dewasa, rasa kagum, membutuhkan, senang bersamanya, nyambung, senasib, dan seterusnya, dan seterusnya. Dan di antara definisi kenapa tersebut, ada yang segera tahu persis kalau itu sungguh cinta, ada juga yang berkutat begitu lama memilah-milah, mencoba mencari penjelasan yg akan membuatnya nyaman dan yakin, ada juga yang dalam situasi terus-menerus justeru tdk tahu atau tidak menyadarinya kalau semua itu cinta.

Cinta sungguh memiliki begitu banyak pintu untuk datang. Kebanyakan dari "mata", mungkin 90%. Sisanya dari "telinga". Dari bacaan (membaca sesuatu darinya), dari kebersamaan, dari cerita orang lain. Dari mana saja. Lantas otak akan mengolahnya, mendefinisikannya menjadi: sayang, kagum, terpesona, dekat, cantik, ganteng, cerdas, baik, lucu, dan seterusnya. Kemudian hati akan menjadi pabrik terakhir yang menentukan: "ya" atau "tidak". Selesai? Tidak juga, masih ada ruang buat prinsip-prinsip, pemahaman hidup, pengalaman (diri sendiri atau belajar dari pengalaman orang lain) untuk menilai apakah akan menerima kesimpulan hati atau tidak.

Ini proses cinta kebanyakan. Tetapi orang-orang yang paham, maka pintu datangnya cinta bukan sekadar dari mata atau tampilan fisik saja. Proses mereka terbalik, mulai dari memiliki prinsip-prinsip, pemahaman-pemahaman yang baik, lantas hati dan otak akan mengolahnya, baru terakhir mata, telinga dan panca indera menjadi simbolisasi cinta tersebut.

Tetapi apapun pintu dan prosesnya, jika akhirnya semua fase itu terlewati masih ada satu hal penting lainnya yg menghadang. Yaitu kesementaraan. Temporer. Apakah cinta itu perasaan yang bersifat temporer? Kabar buruknya ya. Jangan berdebat soal ini. Sehebat apapun cinta kita, pasti takluk oleh waktu. Tapi kabar baiknya, meski ia bersifat sementara, kita selalu memiliki kesempatan untuk membuatnya ‘abadi’, everlasting. Bagaimana caranya? Dengan pemahaman-pemahaman yang baik. Ada rambu-rambu yang harus dipatuhi, ada nilai-nilai yang harus dihormati. Pasangan yang memiliki hal tersebut, mereka bisa menjadikan perasaan cinta utuh semuanya. Maka abadilah perasaan itu.

Terakhir, saat kita selalu termotivasi untuk terus berbuat baik hari demi hari, memberikan semangat positif, terus memperbaiki diri setiap kali mengingatnya, apakah itu juga disebut cinta? Yaps, inilah hakikat cinta. Saat perasaan itu menjadi energi kebaikan. Dan itu tidak berarti kita harus selalu menyampaikan kalimat itu. Orang-orang yang menyimpan perasaannya, menjaga kehormatan hatinya, dan menjadikan perasaan tersebut sebagai energi memperbaiki diri, maka cinta menjelma menjadi banyak kebaikan.

Apakah itu sementara? Memang sementara, nah, semangat untuk terus memperbaiki diri karena cinta tersebut akan menjadi jaminan keabadiannya. Percayalah, bagi orang-orang yang memiliki pemahaman yang baik, cinta selalu datang di saat yang tepat, momen yang tepat, dan orang yang tepat, semoga semua orang memiliki kesempatan merasakannya.



***juga naskah lama, 2007

Kamis, 09 Agustus 2012

Mereka Bilang



Mereka bilang kerudungku seperti nenek-nenek
padahal rambut sasak mereka seperti daun kering melambai.
Mereka bilang jilbabku ketinggalan zaman
padahal tank-top mereka seperti koteka zaman batu.

Mereka bilang ucapanku seperti orang yang ceramah
padahal rumpian mereka tak lebih indah dari dengungan segerombol lebah.
Mereka bilang cara berfikirku ”ketuaan”
padahal umur kepala dua mereka tidak menjadikannya lebih dewasa dari seorang anak kecil berumur 5 tahun.

Mereka bilang tingkah polahku tidak enerjik,
padahal laku mereka lebih menyerupai banteng seruduk sana-seruduk sini.
Mereka bilang dandananku pucat,
padahal penampilan mereka lebih mirip dengan ondel-ondel
Mereka bilang aku nggak gaul,
padahal untuk mengenal konspirasi saja mereka geleng-geleng.

Mereka bilang:
aku sok suci
aku tidak menikmati hidup
aku nggak ngalir
aku fanatik
dan sok bau surga.

Ku jawab:
Ya, aku berusaha untuk terus mensucikan diri.
Karena najis tidak pernah mendapatkan tempat dimanapun berada, meskipun letaknya di atas tahta emas.

Ya, aku tidak menikmati hidup ini. Karena hidup yang kudambakan bukan hidup yang seperti ini yang lebih buruk dari hidupnya binatang ternak.

Ya, aku nggak ngalir. Aku adalah ikan yang akan terus bergerak, tidak terseret air yang mengalir sederas apapun alirannya. Karena aku tidak ingin jatuh ke dalam pembuangan.

Ya, aku fanatik. Karena fanatik dalam kebenaran yang sesuai fitrah adalah menyenangkan dibanding fanatik dalam kesalahan yang fatrah (kufur)

Ya, aku ingin mencium bau surga yang dijanjikan Tuhanku yang baunya dapat tercium dari jarak ratusan tahun cahaya. Betapa meruginya orang yang tidak bisa mencium bau surga, karena itu menandakan betapa jauhnya posisinya dari surga…

…Kullu maa huwa aatin qoribun
Segala sesuatu yang pasti datang itu dekat…

Manusia dibekali akal oleh Alloh
Manusia diberi kebebasan untuk memilih hidupnya
Dan, there is only one choice
Baik dan Buruk
Benar dan Salah
Surga dan Neraka
Tidak ada pilihan Netral atau diantara kedua pilihan tersebut

“Jika kamu menuruti kebanyakan manusia yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Alloh. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Alloh)” (Qs. Al-An’am 116).

Ada dua golongan dari penghuni neraka yang Aku tidak sampai melihat mereka yaitu suatu kaum yang menyandang pecut seperti ekor sapi (yang) dipakai untuk memukuli orang-orang dan wanita-wanita berpakaian mini, telanjang. Mereka melenggang bergoyang. Rambutnya ibarat punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga atau mencium harumnya surga yang sebenarnya dapat dirasakan dari jarak sekian sekian. (HR. Muslim)

“Allah tidak akan mengingkari janji-janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (Qs. Ar-Rum 6).



*dari FB nya Henni

Selasa, 07 Agustus 2012

Tangis ini

Tangisan ini,  apakah untuk setiap yang hilang dalam penantianku?
Ataukah tangisan ini, untuk sesuatu yang sangat berharga yang terus menjauh dariku.

Yaa Allah, sampai detik ini aku masih memeluk erat mimpi itu,
pernah sesekali berusaha melepasnya, tapi tak pernah mampu benar-benar melepasnya.
harus dibagaimanakan lagi keadaan ini.

Senin, 06 Agustus 2012

Rindu hujan


Taukah kau hujan.. Rinduku sebanyak tetesanmu dan seluas jangkauanmu.. Rinduku sedingin auramu dan meluap-luap seperti sungai-sungai yang menyambutmu..

Kamis, 02 Agustus 2012

mengapa kita ?

Merangkai aku dan kau menjadi "kita"
kita?? ah, berani-beraninya aku memikirkan hal itu.

selalu

"Aku lelah, bolehkah sebentar saja aku menangis, hanya hingga lelah itu bosan berlama-lama bersisian denganku"

dan kau tersenyum, senyum yang selalu ku cintai, dulu, hari ini, dan hari-hari berikutnya.

"menangislah, pundak ini, tak akan pernah berkeberatan menjadi tempatmu bersandar, apakah kau pikir aku akan tega membiarkanmu terlihat payah seperti itu?"

Ah, iya, kau memang selalu baik, terlalu malah.

Rabu, 01 Agustus 2012

kau dan sepenggal senja yang hujan

seseorang yang berwujud kamu
kini telah jadi kenangan.

tak usah lagi diceritakan detail kisah kita,
karena kamu telah sempurna menjadi sebuah kenangan,hanya kenangan.
yang suatu saat mungkin akan menjadi alasan ketika aku tersenyum sendirian.
atau bisa jadi juga alasan ketika aku terpaksa membiarkan bulir-bulir asin yang keluar dari sudut mata, entahlah.

Aku sungguh telah kehilangan kesempatan untuk benar-benar menunjukan betapa aku menyayangimu, karena kau telah memilih pergi dari mimpi kita semula.
hal-hal indah yang pernah kau mimpikan, mungkin akan kau wujudkan dengan seseorang yang telah berhasil menggeser posisiku di hatimu.
ah, cinta, mengapa seolah menjadi ajang kompetisi ?
ketika yang (terlihat) lebih baik hadir, maka yang lama pun tersisihkan.


Aku masih menyayangimu dengan sederhana, sesederhana alasan mengapa perasaan itu bisa tumbuh.

Aku akan selalu mengenangmu bersama senja dan hujan, sebab yang telah mempertemukan kita ^_^

Di penghujung Juli

masih mencari kata apa ya yang cocok buat mengawali tulisan ini...

kemarin, senja begitu saja meninggalkan ku.
tanpa jingga kemerahannya yang selalu memesona..
ah, biarlah, mungkin sebenarnya akulah yang terlampau sering mengabaikannya,
menunggu hujan yang belum kunjung datang.

senja sudah benar-benar berlalu,
menyisakan gurat-gurat sisa cahaya matahari, selalu indah.
menyaksikan sekitar yang berubah wujud menjadi siluet
kusambut malam.

Ah, iya, malam ini penghujung juli, lalu apa istimewa nya?
belum aku temukan.
bukankah aku selalu (merasa) damai dalam pelukan malam,
memilih duduk di teras dan bersandar pada tiang beranda rumah.
menikmati dinginya angin yang seperti berbisik "kamu tidak sendiri, jika kau bersedih, titipkan saja kesedihanmu padaku, biar aku bawa terbang, menjauh darimu, aku tak akan pernah membawanya kembali"
sesak, menarik nafas panjang lalu tertunduk.
Nyamuk-nyamuk kecilpun tak kalah usil, tega menghisap darah dari tubuhku yang kurus ini, memberi reaksi gatal, memecah semua lamunan indah yang sedang ku ukir.
Aku mendongak ke langit,-bukan langit-langit kamar yang sengaja ku buat ramai dengan menggantungkan bangau-bangau kertas itu-
malam ini langit nya sempurna ramai, bertabur bintang yang indahnya bisa dinikmati oleh semua makhluk dipenjuru bumi, gratis.
kupandang lekat 1 bintang paling terang, sirius, ya meski tak tahu pasti, tapi aku menyimpulkan bahwa bintang paling terang malam itu, itulah sirius, sirius yang ku kagumi. lamat-lamat kuperhatikan titik terang di kejauhan itu, tetapi lintasan awan membuatnya redup, aku mendengus sebal, ternyata awan itu tidak sekedar melintas, awan itu tega berlama-lama menutup cahaya yang sedang kunikmati. Tak lama sesuatu melintas dipikiranku, tentang apa yang sebelumnya aku lihat, sirius, bintang paling terang itu, apa benar yang tadi aku tunjuk, lalu bagaimana kalau sebenarnya ada bintang yang cahaya nya lebih terang yang mungkin bersembunyi di balik awan, lalu dimana siriusku?
bintang yang tadi begitu terang kini telah hilang, cahaya "terterangnya" yang otomatis berpindah ke bintang yang lain, aku menelan ludah.
"begitulah, karena yang seharusnya kau nilai adalah apa yang kau lihat sekarang, karena yang banyak pasti akan habis, dan yang baru pasti akan basi, dan yang akan kau nikmati adalah apa yang ada dihadapanmu sekarang" angin melintas seperti berbisik lagi.
ah ya.. seseorang pernah berkata "jika disana ada bintang yang hilang, maka ijinkan matamu untuk berpendar mencari bintang yang datang" kalimat itu sebenarnya hiburan saja, asal bunyi, tanpa makna mendalam, aku dapatkan beberapa tahun lalu.

Lalu pandanganku beralih pada purnama yang nyaris sempurna, ya, mungkin akan benar-benar sempurna 2 malam lagi, tak apalah, akan aku nikmati prosesnya, bukankah beberapa hari lalu purnama -yang nyaris sempurna- itu masih berupa sabit, dan setelah sempurna pun. ia akan kembali sabit bukan? ah, sabit dan purnama tetap satu raga, ia tetap memesona.
begitulah, tidak ada yang abadi di dunia ini.

Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami (nya), (QS. 16:12)




Ah... sebenarnya bukan ini yang ingin ku tulis, tapi semua mengalir begitu saja, meskipun ngalor ngidul, tapi tetap tulisan ^_^








Kamis, 26 Juli 2012

aku hanya ingin menulis

Sisa senja ini, akan ku habiskan dengan menulis,
menulis apa saja, aah, terlalu banyak yang tidak ku mengerti di kehidupan ini,
aku ini bodoh, bebal, sombong, ya,, apapun itu, bahkan aku tak mengerti dengan diriku sendiri.
sama dengan tidak mengertinya aku dengan apa yang aku tulis ini.
mungkin kalian atau siapa saja juga tidak akan mengerti..
yaa,, entahlah, senja ini aku hanya ingin menulis, itu saja.

mengapa ?

Yaa Allah, ampuni aku,
bila hari-hari ku seolah tak pernah selesai dengan keluhan.

Bila memang seperti ini kehidupan yang harus aku jalani, yaa Rabb
maka bantu aku.
bantu aku untuk lebih ikhlas menerima kenyataan ini,
bantu aku untuk lebih jeli memandang semua yang tak ku mengerti ini,
bantu aku untuk lebih bijak dalam mengambil hikmah dari semua ini, Yaa Rabb..
bantu aku..
Sungguh Engkau lah sebaik-baik jalan keluar.

"Tetapi hanya Allahlah pelindungmu, dan Dia penolong yang terbaik" (QS. 3:150)

Karena aku mencintaimu


Aku mencintaimu, karena Allah.
itulah alasan mengapa aku tak akan pernah selesai mendo'akanmu.

Sabtu, 21 Juli 2012

apa-apa

Menatap langit lekat..
biru tak tersabut awan..
Hari yang cerah..
memastikan bahwa aku harus baik-baik saja, paling tidak terlihat baik-baik saja.
Yaa Allah, jangan biarkan keresahan ini nampak.
Bantu aku untuk kembali menata hati dan perasaan ini dari puing-puing harapan yang tersisa,
meskipun kesempatan itu takan pernah aku dapatkan.
Wahai sang pengenggam cinta, bebaskan aku dari menjadi tawanan cinta fana

kenyataan ini memilukan.

obrolan dengan cermin

"begitulah hidup zi, kamu harus belajar menerima dengan penerimaan yang ikhlas, kau lihat, perempuan yang ada dihadapanmu ini, juga pernah mengalami apa yang kamu keluhkan sekarang, dan aku juga berpikir tak jauh berbeda dengan apa yang kamu pikirkan, tapi, kau lihat sendiri bukan, aku berhasil melewati semua masa-masa menyakitkan itu, malah semakin mendewasakanku, semuanya telah merubahku menjadi lebih baik, maka bersyukurklah, anggap semua ini keberuntunganmu, karena tak semua orang berkesempatan menikmati ujian ini, ujian untuk kenaikan kelasmu, percayalah, ujian ini hanya untuk orang-orang yang kuat, bukankah kamu juga pernah bilang Allah tidak akan memberikan ujian melampaui batas kemampuan hamba-Nya, maka, jika semua ini sekarang kamu rasa berat, berarti kemampuanmu lebih besar dari ujian yang kamu dapat, menurutku, hanya satu yang akan melemahkan kekuatanmu, mengeluh... ya, mengeluh aku mengalaminya :).
ingat, ujian ini hanya untuk orang-orang hebat, baik-baik disana ya azi sayang, kalau ada apa-apa, jangan sungkan buat cerita lagi, makasih atas kepercayaan kamu, jangan nangis mulu, air mata kamu terlalu berharga untuk menengisi hal ini"

Rabu, 11 Juli 2012

Rasa ini

Sayang, simpul yang pernah sama-sama kita ikat kuat, kini mulai terasa renggang.
Aku tak pernah paham dengan perasaan ini,
Aku hanya merasa tinggal menunggu kapan waktu itu datang,
menjadikan kita benar-benar tercerai berai.

Sayang, beberapa malam terakhir ini begitu kelu dengan air mata.
Entah apa yang tiba-tiba merasuk dalam sepiku,
Aku hanya merasa begitu merinduimu,
bahkan aku rela ketika tidurku gelisah, demi mengetahui kabar bahwa jauh di tempat yang tak pernah aku ketahui, kau baik-baik saja, tetap berada dalam bimbingan-Nya.
Dan apakah kau merasakan yang sama ?

Sabtu, 16 Juni 2012

dalam gelisah

Rabb..
Entahlah, ini sebuah keluhan atau barisan do'a,
yang pasti aku ingin kau dengarkan.
Aku resah, tolong redamkan.
Aku gelisah, tolong hapuskan.
Dan jika segala keterpurukan ini adalah sebuah takdir,
maka berikan aku kesanggupan yang lebih.
Ampuni aku Rabb..


_daenk_

Selasa, 05 Juni 2012

Merindu (lagi)

Purnama dua bulan lalu, ketika terangnya tesembunyi di balik kanopi dedaunan,
meninggalkan jejak di antara kokohnya pepohonan,
perjalanan panjang demi menjemput keindahan yg telah di janjikan alam. berbaring diantara kuncup edelweis yang siap mekar,memandang lurus langit yg tersabut kabut tipis.
sempurna tanpa cacat. saat2 itu akan selalu berkesan.dan aku, harus mengulangnya.


~suryakencana, 06-08 April 2012~








2.958Mdpl

Larva Adventure