Jumat, 28 September 2012

ku tulis ini (untukmu)



Hari ini, kata-kata indah terlerai menujumu,
seperti hujan, biarkan do'a-do'a itu tumpah dan menyiramu dari segala arah.
dan aku, ah, aku amat tak berdaya begini bahkan untuk sekadar membalas semua kebaikan yang tak pernah absen kau suguhkan,
Dan bersama hujan ini, aku turut mengirimkan do'a mencakrawala,

berharap dari sekian banyak do'a yang tertuju untukmu, salah satunya do'aku adalah yang terkabul.
saat ini mungkin hanya itu yang terbaik yang mampu kupersembahkan.

Terimakasih untuk semua perhatianmu,
untuk semua kekhawatiranmu,
untuk semua pengorbanan,
untuk semua pelajaran,
dan entahlah begitu banyak kebaikanmu yang tak mungkin bisa aku kalkulasikan.

Hari ini, kau menawarkanku banyak hal,
aku tak mau meminta apa-apa,
aku hanya ingin hari ini dan hari-hari berikutnya tetap melihat sabit senyumanmu,
karena bagiku, senyummu termasuk do'aku yang terkabul ^_^

Selamat milad, baarokallah
semoga selalu berada dalam lingkaran kebaikan dan keberkahan.




                                                                                                    Semesta Bahagia, 28-09-2012

Rabu, 26 September 2012

tentang kita

Aku selalu merasa bersalah karena telah membuatmu jatuh cinta,
dan aku tak bisa membahagiakanmu.
bagaimanapun, menurutku menikmati sesuatu yang belum saatnya itu, indahnya semu.
tak terkecuali cinta.

cileat dan pesonanya


Kali ini aku sedang tidak ingin bercerita panjang tentang perjalan yang melelahkan namun selalu menyenangkan, hanya ingin berbagi tentang upah yang aku dapatkan setelah menempuh perjuangan luar biasa beberapa waktu lalu.

Ini tentang cileat dengan segala pesonanya yang selalu memanggilku untuk kembali.
Beberapa hal menarik mengapa cileat ini begitu mempesona di pandangan seorang ajiw hahaha.
-tempatnya yang terpencil
-akses menujunya yang tidak mudah
-medannya yang luar biasa
-ada 3 air terjun yang kita lewati sebelum sampai di air terjun utama
-belum terjamah, sepi. dan
-pesona alam yang menakjubkan.

Senin, 24 September 2012

Senja yang (lagi) basah



Hey, sepertinya langit sedang memihakku hari ini, betapa tidak, aku seperti putri yang ketika datang dan pulang mendapatkan sambutan.
 Hujan, kau selalu punya ruang istimewa disini, ya di hati ini, kau pikir dimana lagi, dan senja ini, lagi-lagi kau menjadi alasan mengapa aku tetap tersenyum melewati kemarau yang mulai risau, aku menunggumu, selalu.
kau meng oleh-olehi ku aroma tanah kemarau yang kau siram, menawan bukan.

Rappelling

Rappelling adalah metode turun tebing dengan menggunakan perlengkapan yang ada.
Sedangkan perlengkapannya sebagai berikut:
- Tali Carmantle
- Harness Seat / Full Body
- Carabinair
- Fugure 8
- Sarung Tangan
*alfa outbound
ini peralatan rappelling

Pagi yang basah



Pagi yang basah,
Tak ada yang berhak menghapus kebahagiaanku pagi ini, sekalipun harus mengikuti upacara di bawah siraman hujan, dan menikmati dingin yang teramat hingga badanku tak henti menggigil.

oh ya, apa kabarmu hari ini?
semoga kebaikan selalu menyertaimu dan orang-orang yang kau sayangi.
pagi ini hujan, seingatku ini hujan pertama setelah kemarau yang begitu lama, apa kau masih menyukainya juga?

Minggu, 23 September 2012

you

"selalu ada tangis dan tawa, selalu ada manis dibalik kecewa, tidak semua yang kita mau bisa kita dapatkan!"
begitu katanya,
ah, sudahlah kau tak perlu berusaha keras menghiburku atas semua kekecewaan ini, bukan aku tak membutuhkannya, tapi hidupku telah cukup banyak merepotkanmu.
kau lihat aku,
tetap berdiri bukan?, dan aku tetap bisa tersenyum,meski masih berarti beban.
Yang terjadi hari ini, hanya satu per sekian banyak kesedihan yang pernah ku alami dengan kadar yang lebih besar malah,
jadi kau tak usah khawatir, aku akan baik-baik saja, dan keberadaanmu akan tetap menjadi alasan mengapa aku tetap bertahan.

Dan lagi !!



Perasaan ini, sudah kusiapkan untuk dikecewakan lagi dan lagi.

baiklah, memang ulah sendiri yang masih saja berharap pada sosok yang ku sebut manusia,
padahal memang tidak pernah ada baiknya melebihkan harapan kepada selain-Nya.
juga ini untuk yang kesekian kali.
semoga tak terulang.

Sabtu, 22 September 2012

aku?

"ijah memang the best!U're my hero. thanks ijah !!"
ku baca lamat kalimat yang muncul dari layar ponselku, bagi sebagian orang mungkin biasa saja, tapi buatku, kalimat istimewa itu berhasil membuat hidupku terasa sedikit berguna, terlepas kalimat itu sungguhan ditujukan untukku atau hanya basa-basi, aku tak peduli. 

Gn.Gede 2958mdpl



Gunung Gede-Pangrango.
Bisa dibilang ini adalah pedakian perdana buatku, ya.. bukan bisa di bilang sih, emang ini yang pertama, di luar kegiatan hiking yang sering aku dan teman-teman lakukan, buatku pengalaman ini adalah kesempatan langka, mengingat betapa sulitnya mewujudkan mimpi yang terpaksa di pendam sejak SMA ini, kendalanya bukan apa-apa, ijin orang tua, ya sebagai anak perempuan aku harus ikhlas mendapat perlindungan ekstra.. upss kok jadi curhat hehehe.

Oke pendakian dilakukan tanggal 6-8 April 2012, karena diperantauan aku belum menemukan teman se hoby, jadi dengan senang hati aku mengikuti event yang diselenggarakan oleh teman-teman yang di Jakarta, dengan resiko menambah 2 hari dari agenda untuk perjalanan PP Subang-Jakarta Jakarta-Subang.
kok aku bisa dapet ijin ya? ya, akhirnya ortu terpaksa mengijinkan, setelah aku nego dan segala macam jurus  aku keluarkan, mungkin mereka lama-lama risih, tapi bukan karena keberhasilanku meluluhkan hatinya yang menjadi dasar dia mengambil keputusan untuk meng IYA kan aku naek gunung, karena diantara peserta tersebut ada juga saudara jauh ku yang ikut dan dia sudah bisa di bilang senior, jam terbangnya dalam dunia pendakian sudah expert menurutku, mas riri, dan rekor yang aku tau, dia pernah ikut endurance trekking mencapai 6 puncak selama 1 bulan se-jawa-Bali, buat nubi kayk aku sih itu udah luar biasa banget, dan ga usah di bandingin sama pak willem tasiam ya.. hehehe. ya, karena mas riri akhirnya aku dapet ijin. Alhamdulillah..

Rabu, 19 September 2012

apa aku lebay !!

Semalam kami -aku dan teman lelakiku (sebut saja begitu untuk mengaburkan identitas dia sebenarnya)- sedikit berbagi tentang bagaimana rasanya disakiti, ya, meskipun aku bingung karena malam itu aku berada di dua posisi sekaligus, sebagai seorang perempuan, yang sangat dia benci (malam itu) karena dia beranggapan bahwa perempuan lah sumber dari rasa sakitnya itu, dan di sisi lain aku juga tahu bagaimana rasanya disakiti, tapi bedanya seandainya rasa sakitku harus bersumber dari seorang laki-laki , aku tidak akan lantas menilai bahwa semua laki-laki itu sumber segala rasa sakit hati karena cinta yang terabai atau apapun itu, dan begitulah kelemahan manusia, sangat pandai men-generalisir. dan satu lagi, ini juga yang menjadi kelemahanku, ketika aku harus terpaksa merasakan sakit, jika teman lelakiku memilih untuk membenci si perempuan itu dengan segala cara, maka aku memilih untuk bersikap biasa,dan segera memperbaiki segalanya,meski butuh waktu untuk sejenak menenangkan hati.. *ngomong apa sih aku. belajar dari pengalaman, semakin kuat usahaku untuk membenci seseorang, aku malah semakin memujanya.. hehehe    itu dulu, sekarang insya Allah tidak akan mengulangi mencintai seseorang hingga membutakan hatiku untuk mencintai sang pencipta cinta itu sendiri. astagfirullah..!!

kembali ke topik semula, aku dan teman lelakiku (sebut saja begitu untuk mengaburkan identitas dia sebenarnya), berbagi cerita, tepatnya dia saja yang bercerita, aku hanya menyimak dan berusaha menjadi pendengar yang baik saja, kami saling berkirim SMS, ngalor ngidul dari mulai cerita yang termehek-mehek hingga asli kocak, bikin aku ketawa-ketawa sendiri bacanya, dan berhasil bikin teman di sampingku menatap penuh keheranan dan penasaran. hingga kembali pada kondisi awal -termehek-mehek- saling kirim SMS pun berubah lagi tema nya.. :) lalu aku tak sengaja mengirimkan beberapa kalimat, yang dulu pernah aku pakai untuk menyemangati diri sendiri dan reaksi dari SMS yang aku kirim itu aku rasa lebih menarik menarik daripada SMS tentang cerita termehek-meheknya teman lelakiku itu

"hehe..kamu tuch pandai mrangkai kata2 indah.. Aku suka. :)"
 "ketika kamu bilang suka, yang laen bilangnya aku lebay.. hehehe"
"haha. tau ga apa yang terjadi dengan org itu ktika dia bilang lebay?"
"waaanda tau sayah, emg apa?" 
"mereka sedang rela membenamkan dirinya kedalam kehidupan primitif, mereka memaknai kelebihan sebagai aib. mereka ga tau beda inspiratif dgn sikap berlebihan"

Nah, sms terakhirnya bikin aku serasa dapet apaaa gitu, bikin aku tambah yakin bahwa tidak semua orang di dunia ini menilai kita dengan cara yang sama.
jadi inget statement seorang teman beberapa tahun lalu ketika aku memutuskan untuk mulai konsisten menulis -meski sampe sekarang masih ogah-ogahan- hehehe
begini katanya "tidak ada istilah lebay dalam wahana kata pujangga". 

Selasa, 18 September 2012

all is well ^_^


Melihat semua kelebihanmu, rasanya sudah tak perlu lagi kita saling bersisian, kau tanpa aku itu lebih baik, dan aku (semoga) akan baik-baik saja tanpamu.

karena,

~setiap yang hilang, pasti diganti dengan yang lebih baik~

saling mendo'akan ya..
Aku sadar, meski kita masih berpijak diatas bumi juga berteduh dibawah langit yang sama, namun di bagian yang berbeda, jarak yang ada sudah mustahil untuk kita runtuhkan, aku pasti akan sangat merindukanmu.
dan biarkan rindu itu tetap ada diantara do'a panjang dalam sujud di sepertiga malam ku.

aku akan pulang kembali dalam sepi, dan beramai-ramailah engkau.

Sabtu, 15 September 2012

izinkan ku hapus nama mu dihatiku


"wahai jiwa-jiwa yg tenang kembalilah kepada Robb-mu yg meridhoimu
masuklah kedalam hamba-hambaKu..
dan masuklah ke dalam syurgaKu" (al fajr)

sayangku...tahukah kamu...
ada perahu rindu yang lelah tertatih mencari dermaga hatimu..
hanya bayang manismu yg jadi pelangi dalam kosongnya hari
hingga malam lenyap membawa lari asa dan harap yg tak berbalas
menyisakan elegi rindu yg tertahan

sayangku...
bila semilir mengisahkan cerita duka tentang kita yg tak mungkin bersua
biarkan jiwaku mengembara menuju batas fana, tanpa sesal dan tak ada kecewa
karena ku yakin senyum resahmu tau ada cinta untukmu dariku...
dari jiwa yg tak pernah kau tau...

sayangku...
izinkan dambaku mengalah pergi menjemput nyata yg getir terasa
agar jiwa ini bisa lagi bercahaya, tak keruh karena nelangsa duka
ada cinta lain yg kan memelukmu sampai akhir bahagiamu
hingga suatu waktu tak ada lagi kisahku dihatimu...

jadi biarkan saat ini kubisikkan senyumku padamu
Allah tau aku mencintaimu... dari lirih doaku
disepertiga malam sujudku...

dalam hening kupinta padaNya menghapus namamu dari hatiku
hilang bersama bulir air mata yg mengalir sejenak
karena rapuh hatiku tak mampu menampung dua rindu...

"wahai jiwa-jiwa yg tenang kembalilah kepada Robb-mu yg meridhoimu
masuklah kedalam hamba-hambaku..
dan masuklah ke dalam syurgaku" (al fajr)

by ust.ismeidas

Jumat, 14 September 2012

Bosan !!!

Sepertinya perasaan ini sudah sampai pada titik tertingginya, hampir 2 tahun aku berusaha untuk terlihat baik-baik saja, tapi aku juga tidak bisa terus berpura-pura kerasan dengan keadaan ini.
Ini bukan masalah dimana atau dengan siapa aku tinggal, aku menyadari betul bahwa masalah itu murni datang dari diriku sendiri.
selain pasrah, aku bisa apa? meski dengan dada yang semakin sesak, aku yakin, keadaan ini memang sudah direncanakan.

 aku heran, apakah mereka tidak memperhatikan atau minimal membayangkan, bagaimana rasanya ketika dari mulai melek mata sampai terpejam lagi, hanya orang itu-itu saja yang kita lihat, setiap hari.
apakah mereka juga tidak bosan dengan tingkahku yang semakin menyebalkan belakangan ini?
diusir? mungkin itu menjadikanku lebih baik.

Beberapa malam terakhir ini, aku lebih banyak menghabiskannya di luar, memandang langit, dan melakukan apa saja sebagai penawar rasa bosanku,
aku mengira dengan memaksakan situasi seperti ini, lama-lama aku jadi terbiasa, tapi aku salah jelas salah, keadaanku semakin memburuk, dan tidak ada seorangpun yang peka dengan kondisiku yang selalu butuh meyendiri ini.. Yaa Rabb harus aku apakan keadaan ini.
Sendiri itu mungkin tidak baik, tapi terlalu sering bersama juga tak kalah buruk.
bukankah benturan itu terjadi karena posisi yang terlalu rapat?

kesendirian yang kupilih adalah sendiri tanpa orang-orang yang ku kenal, dengan kata lain, beramai-ramai dengan orang asing adalah pengertianku untuk kesendirian (kala-kali)
dan itu mungkin alasan mengapa aku hampir 2 tahun ini juga begitu menggilai aktivitas-aktivitas luar, mendaki gunung salah satunya.

am i agoraphobia ?
Aku hanya membutuhkan ruang untuk aku bisa menyendiri, itu saja sudah cukup.