Rabu, 19 September 2012

apa aku lebay !!

Semalam kami -aku dan teman lelakiku (sebut saja begitu untuk mengaburkan identitas dia sebenarnya)- sedikit berbagi tentang bagaimana rasanya disakiti, ya, meskipun aku bingung karena malam itu aku berada di dua posisi sekaligus, sebagai seorang perempuan, yang sangat dia benci (malam itu) karena dia beranggapan bahwa perempuan lah sumber dari rasa sakitnya itu, dan di sisi lain aku juga tahu bagaimana rasanya disakiti, tapi bedanya seandainya rasa sakitku harus bersumber dari seorang laki-laki , aku tidak akan lantas menilai bahwa semua laki-laki itu sumber segala rasa sakit hati karena cinta yang terabai atau apapun itu, dan begitulah kelemahan manusia, sangat pandai men-generalisir. dan satu lagi, ini juga yang menjadi kelemahanku, ketika aku harus terpaksa merasakan sakit, jika teman lelakiku memilih untuk membenci si perempuan itu dengan segala cara, maka aku memilih untuk bersikap biasa,dan segera memperbaiki segalanya,meski butuh waktu untuk sejenak menenangkan hati.. *ngomong apa sih aku. belajar dari pengalaman, semakin kuat usahaku untuk membenci seseorang, aku malah semakin memujanya.. hehehe    itu dulu, sekarang insya Allah tidak akan mengulangi mencintai seseorang hingga membutakan hatiku untuk mencintai sang pencipta cinta itu sendiri. astagfirullah..!!

kembali ke topik semula, aku dan teman lelakiku (sebut saja begitu untuk mengaburkan identitas dia sebenarnya), berbagi cerita, tepatnya dia saja yang bercerita, aku hanya menyimak dan berusaha menjadi pendengar yang baik saja, kami saling berkirim SMS, ngalor ngidul dari mulai cerita yang termehek-mehek hingga asli kocak, bikin aku ketawa-ketawa sendiri bacanya, dan berhasil bikin teman di sampingku menatap penuh keheranan dan penasaran. hingga kembali pada kondisi awal -termehek-mehek- saling kirim SMS pun berubah lagi tema nya.. :) lalu aku tak sengaja mengirimkan beberapa kalimat, yang dulu pernah aku pakai untuk menyemangati diri sendiri dan reaksi dari SMS yang aku kirim itu aku rasa lebih menarik menarik daripada SMS tentang cerita termehek-meheknya teman lelakiku itu

"hehe..kamu tuch pandai mrangkai kata2 indah.. Aku suka. :)"
 "ketika kamu bilang suka, yang laen bilangnya aku lebay.. hehehe"
"haha. tau ga apa yang terjadi dengan org itu ktika dia bilang lebay?"
"waaanda tau sayah, emg apa?" 
"mereka sedang rela membenamkan dirinya kedalam kehidupan primitif, mereka memaknai kelebihan sebagai aib. mereka ga tau beda inspiratif dgn sikap berlebihan"

Nah, sms terakhirnya bikin aku serasa dapet apaaa gitu, bikin aku tambah yakin bahwa tidak semua orang di dunia ini menilai kita dengan cara yang sama.
jadi inget statement seorang teman beberapa tahun lalu ketika aku memutuskan untuk mulai konsisten menulis -meski sampe sekarang masih ogah-ogahan- hehehe
begini katanya "tidak ada istilah lebay dalam wahana kata pujangga". 

1 komentar: