Sabtu, 13 Oktober 2012

~mencintai itu,keputusan~


Cinta adalah kata lain dari memberi, sebab memberi adalah pekerjaan,sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat, sebab pekerjaan itu harus ditunaikan dalam waktu yang lama, sebab pekerjaan berat yang dilakukan dalam waktu begitu lama hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh, maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia mengatakan "Aku mencintaimu". Kepada siapapun !


Sebab itu adalah keputusan besar, ada taruhan kepribadian disitu. "Aku mencintaimu," adalah ungkapan lain dari, "Aku ingin memberimu sesuatu,". yang terakhir ini juga adalah ungkapan lain dari, "Aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia,aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin, aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku untuk proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang kulakukan padamu, aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu dan proses pertumbuhan itu." Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali kamu mengatakan pada seseorang, "Aku mencintaimu," kamu harus membuktikan ucapan itu.

Itu deklarasi jiwa, bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, berkorban, dan kemampuan melakukan pekerjaan-pekerjaan cinta : memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi.
Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. Tidak ada cinta tanpa kepercayaan. Begitulah bersama waktu suami atau isterikehilangan kepercayaan kepada pasangannya. Atau anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya, atau sahabat kehilangan kepercayaan kepada kawannya. atau rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya. Semua dalam satu situasi : Cinta yang tidak terbukti. Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan padam pada tahun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Dan tiba-tiba saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya.

Jalan hidup kita biasanya tidak linier, tidak juga seterusnya pendakian, atau penurunan. karena itu konteks dimana pekerjaan - pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional. Tapi disitulah tantangannya :

Membuktikan ketulusan di tengah situasi-situasi yang sulit, disitu konsistensi diuji, disitu juga integritas terbukti. Sebab mereka yang biasa mengejawantahkan cinta ditengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam situasi yang longgar.

Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya merasakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh, bahagia sebahagia-bahagianya, puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat lagi bagi yang lain, bahkan setelah sang pecinta mati.




_serial cinta, Anis Matta_

5 komentar:

  1. mbak naura ^^
    assalamu'alaykum
    finally, i reached to this lovely place.
    postingan ini remind me to something. jadi sesuatu teh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam..
      wah,, sesuatu, sama begitu membaca ini, jari2 ini tergerak untuk mengetiknya ulang, :)

      Hapus
  2. Mencintai itu keputusan..Aku suka <3 ^^

    BalasHapus
  3. thats why i love u

    *eeh :D

    BalasHapus
  4. suka sama tulisannya...menarik 10 jempol buat tulisan Mencintai itu keputusan

    BalasHapus