Rabu, 12 Desember 2012

~ Tentangmu ~

 Bukan sebuah kebetulan, ketika kau bertemu dengan seseorang yang kemudian menjadi tokoh dalam cerita kehidupanmu, karena setiap orang yang kau temui, pasti akan berpengaruh terhadap hidupmu.
 Apa kau berpikir pertemuan kita juga adalah sebuah kebetulan? seperti dalam drama ketika dua anak manusia keluar dari toko buku lalu bertabrakan, berebut membenahi buku-buku yang jatuh berantakan, dan selanjutnya tak perlu lagi diceritakan >_< korban film

Dan kau tahu sendiri, bahkan tak ada sehelai daun pun yang gugur tanpa sepengetahuan-Nya, dan sebutir biji yang jatuh dikegelapan bumi pun, telah tertulis rapi dalam kitab yang nyata.

Bertemu danganmu, entahlah, bahkan aku tak pernah berani membayangkan akan dipertemukan dengan seseorang yang sepertimu, bagiku, kasarnya kau ibarat kurir yang sengaja tuhan kirimkan untukku, menjadi pelantara atas do'a-do'aku yang terkabul, rasanya tak perlu lagi aku membesarkannya lewat bahasa, karena nyatanya kebahagiaan ini tak kan pernah bisa terwakili oleh aksara-aksara yang sengaja ku rangkai menjadi kalimat indah, aku kehabisan kata. 
Dan kau, perjumpaan denganmu telah membuatku yakin, bahwa tuhan memang sengaja mempertemukan kita, untukku benar-benar menuju jalan kebahagiaan.
Aku, berhutang banyak kebahagiaan padamu.

Bagiku, lebih dari cukup ketika kau selalu meyakinkanku, bahwa aku tak pernah sendirian dengan kehadiranmu, senyummu. Aku juga selalu berharap, semoga kebersamaan ini tidak seperti api yang membakar, berkobar kemudian padam, menyisakan abu yang habis tertiup angin, tercecar.



Hujan, 12-12-12

 dalam sujud, aku senantiasa memaksa tuhan untuk tak pernah usai membahagiakanmu,
dan kemudian biar tuhan yang menjalankan peran-Nya.

8 komentar:

  1. Nice ending Azi.

    Mungkin sudah ada dalam DNA manusia ya. Selalu mencari kebersamaan. Tak ingin sendiri. Ingin ada yang mengatakan, "semua akan baik-baik saja". Atau ingin ada yang mengatakan, "seharusnya kamu begini"..

    Dan selalu, hujan mampu menumpahkan sisi melow seseorang. Selamat menikmati hujan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya,, begitulah daeng hehehe
      eaaaa.... samaannya :P

      Hapus
    2. Bukan abang tukang bakso ya, tapi daeng tukang bakso... :D

      Hapus
    3. hiyaaaah... emg gt kah?

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. tak perlu berhutang untuk sebuah rasa kebahagiaan, kawan? salam:)

    BalasHapus