Sabtu, 22 Desember 2012

~Ternyata rindu~

Waktu semakin menjauhkanku dari masa itu,
Lalu semakin membuatku khawatir tak bisa mengulangnya di masa depan,
sedang jejak-jejak kenangan masih menari lincah, genit,menggemaskan,
saat-saat bersama mengintip fajar terbit dari celah tenda,
memandang lepas jingga yang juga lahir karenanya,
tersamar kabut yang masih saja mencari perhatian.
Bersama kita berjalan, perlahan dan saling,
membiarkan jejak tertinggal menjadi sebuah kenangan,
yang kemudian kita pungut lagi,
lalu kita bercerita tentang hutan, hujan, angin, kabut, sungai, dingin, puncak dan awan.
sama-sama bertahan dalam gelap dan dingin,
bersembunyi di bawah kanopi dedaunan saat pasukan langit yang menjelma tetes-tetes air mencipta gaduh ketika jatuh menyentuh bumi.

Indah kawan..
ketika kata tak lagi bercerita tentang aku atau kamu,
yang ada hanya kita.

hidup mungkin tak sebening sungai yang membelah alun-alun suryakencana, juga sememesona hamparan edelweissnya.
tapi, mengenal kalian lewat perjalanan ini, mengajarkanku banyak hal,
bahwa sesuatu yang indah, tak bisa didapat dengan cara yang mudah.
maka, berdirilah kokoh, sekokoh pangrango terlihat dari puncak gede.




salam rimba !!

hujan, 22-12-2012
ternyata rindu..


20 komentar:

  1. ternyata.. masih rindu.. ^_^
    ayo berkemas menyusuri jejak-jejak masa itu esok hari. semoga kawan yang dirindu menyambut dengan suka cita, mengenang lagi kata 'kita' dalam kamus perjalanan terjal setelahnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehe,, udah ampe ubun2 nih mba.. dengkulnya udah nagih terus heuheu

      Hapus
  2. Balasan
    1. mksih udah brkunjung.. salam rimba :D

      Hapus
  3. "Masihkah terbersit asa, Anak cucuku mencumbui pasirnya. Disana nyalimu teruji Oleh ganas cengkraman hutan rimba Bersama sahabat mencari damai Mengasah pribadi mengukir cinta" #hanya bisa copas lirik lagu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. lag siapa ka? pasir..pasir itu... >_< inget semeru lag..

      Hapus
    2. ish.. judul apa? itu lagu siapa?

      Hapus
    3. hehehehe.. Dewa 19 "Mahameru"...

      Hapus
    4. udah ku download ko.. hahaha

      Hapus
  4. bersama, kita rangkulkan tangan, menghadapi segala rintangan yang ada didepan.
    bersama, kita wujudkan impian, untuk sesuatu yang lebih indah dan bermakna.
    agar kita bukan sekedar sosok tulang yang dibalut daging.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksih udah brkunjung.. salam rimba :D

      Hapus
  5. keren, pertama puisi trus jadi lagu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksih udah brkunjung.. salam rimba :D

      Hapus
  6. hidup mungkin tak sebening
    sungai yang membelah alun-
    alun suryakencana, juga
    sememesona hamparan
    edelweissnya.
    tapi, mengenal kalian lewat
    perjalanan ini, mengajarkanku
    banyak hal,
    bahwa sesuatu yang indah, tak
    bisa didapat dengan cara yang
    mudah.

    Dalemnyaaaa. Nyeees banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mksih udah brkunjung.. salam rimba :D

      Hapus
  7. Heum..salam rimba
    Kl lht foto gunung kyk gni..jd ingt wktu suka brptualang naik gunung..dlu 5 tahun yg lalu..rindu :(

    BalasHapus
  8. wah si mbk ini suka berpetualang, cita - citanya ingin mendaki puncak tertinggi mana lagi nih :)

    BalasHapus