Jumat, 15 Februari 2013

~Tidak apa-apa~

"Melepas itu, bukan berarti menyerah, tapi lebih ke memahami bahwa ada hal-hal yang gak harus dipaksakan" ~Chinmi-Kungfu Boy~

 "Sudah, tak apa, kau akan mendapatkan yang lebih baik dari yang hilang sekarang"

Iya, kita memang bisa saja mengingkari kesedihan, dengan berkata semua akan baik-baik saja, atau pura-pura tenang dengan sebuah kehilangan karena berharap akan diganti dengan yang lebih baik.
Tapi, di waktu yang bersamaan, kita juga tidak bisa terus pura-pura, sejatinya seorang manusia, yang dibekali rasa takut,cemas,khawatir, yah.. dan yang paling berperan dalam hal ini adalah porsi dan pengendalian dari semua bentuk ketakutan tersebut, seberapa mampu kita mengatur porsinya, dan seberapa kuat kita mengendalikanya, dan semua akan kembali lagi ke keyakinan kita tentang "sesuatu yang hilang pasti akan diganti dengan yang lebih baik"

namun terkadang, ditengah prosesnya keraguan datang lagi menyapa, apakah yang lebih baik itu memang sudah disiapkan untuk kita?
ah, lagi-lagi manusia, persoalanya adalah, kita tak pernah benar-benar tahu yang terbaik untuk kita itu yang seperti apa, atau bisa juga karena kita telah terlanjur menutup hati untuk menerima hal yang sebenarnya baik itu.

dan tentang penerimaan, pertanyaanya adalah
"sebenernya kamu sudah bersyukur belom sih?"
#plaaaak

...... tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. (Qs. 2 : 216)

masih mau sok tau??

Dan (ingatlah) ketika tuhanmu memaklumkan, "sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari(nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat" (Qs. 14 : 7)

masih susah bersyukur?
susah bahagia juga dong, mau?
#plaaak (lagi)


Rabb... atas semua hal yang menimpaku, sungguh aku tak pernah tahu apakah itu musibah atau anugerah, aku hanya ingin berbaik sangka pada-Mu..

>_<


Celoteh siang, 15-02-2013
Catatan untuk diri,
semoga dijaga untuk selalu istiqomah 

18 komentar:

  1. "Justru sebuah pengingkaran tentang kenyataan bahwa hati kita tak bisa melepas sebuah kehilangan, itu lebih menyakitkan daripada kehilangan itu sendiri"

    - F -

    BalasHapus
  2. Yaaa muqollibl quluub stabbit qluubna aladdinik wataa atik...aminnnn

    BalasHapus
  3. Tetap berbaik sangka pada-Nya dik Zie :)
    Selalu istiqomah yaaa ^^

    * Kangen main ke mari, udah lama ya rasanya...
    ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya ka Zahra, semoga dikuatkan :)

      waah.. gt ya, selamat datang kembali klo gt :)

      Hapus
  4. halo Azi.. saya baca beberapa postingan kamu, dan sukaaa deh..
    salam kenal ya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga,, makasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  5. fellnya menenangkan.
    salam kenal

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. mensyukuri nikmat, menikmati syukur ^_^

      Hapus
  7. Tapi terkadang sekedar berbicara lebih gampang dibandingkan jika telah mengalaminya si >.< Bagi saya si nikmati sajalah rasa sakit itu...

    BalasHapus
  8. lepaskanlah bila itu membuatmu bahagia daripada bertahan terus tersakiti :)

    BalasHapus
  9. gk bisa ngomong kenapa kaka :)

    BalasHapus
  10. Menyentil sekali, jangan jangan memang kita belum benar benar bersyukur selama ini? waaah...

    BalasHapus